SBY menambahkan hal seperti ini barangkali juga terjadi di daerah lainnya dan tidak hanya DKI Jakarta. Karena itu, rencana induk Program Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (P3EI) yang akan disusun dalam rapat kerja ini diminta konkret. P3EI harus memiliki sasaran yang jelas dengan dilengkapi analisis kualitatif dan kuantitatif. P3EI juga mesti mempunyai rencana kerja yang jelas.
“Kita tidak mau dalam master plan itu hanya komitmen. Kita ingin agreement di
atas kertas dengan jumlah yang pasti,†tegas SBY.
Dengan demikian, lanjutnya, ketika rencana induk tersebut disahkan, rencana tersebut sudah mampu dilaksanakan. SBY juga meminta agar rencana itu dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami dan bisa langsung dijalankan. Selain itu, tugas serta kewajiban yang harus dijalankan dalam penerapan rencana tersebut juga harus jelas.
“Agar tidak saling melempar, daerah menyalahkan pusat, pusat
melempar ke daerah,†ujar dia. Harapannya, agar rencana induk milik
Indonesia ini pun sama dan bisa lebih baik dibandingkan dengan rencana
induk percepatan ekonomi yang dimiliki negara-negara sahabat. o end