Selasa, 22 Februari 2011
Keluhan Warga Lambat Ditindaklanjuti
Beritabatavia.com - Puluhan warga yang bermukim di RW 05, 012 dan 014, Kel. Menteng Dalam, Tebet kembali kirim surat protes ke walikota Jaksel berkaitan dengan maraknya bangunan semi permanen di atas saluran air. Sudah sejak setahun lalu mereka kirim surat, namun lambat ditanggapi oleh Sudin PU Tata Air Jaksel. Kondisi membuat lingkungan sekitar bertambah kumuh dan semrawut serta setiap hujan lingkungan kebanjiran dan badan Jl. Raya Menteng Dalam rusak parah.
“Surat protes dan keluhan yang ditanda tangani ratusan warga sudah beberapa bulan lalu dikirim ke Walikota Jaksel sekitar sembilan bulan lalu,†kata Udin, warga RW 014, Kel. Menteng Dalam, Tebet, Kamis (22/2).
Menurut dia, keberadaan bangunan semi permanen yang berdiri di pinggir Jl. Raya Menteng Dalam seluruhnya menutupi saluran air sehingga saluran tak bisa dikontrol atau dibersihkan.
Wakil Camat Tebet, Sofyan maupun Lurah Menteng Dalam Asep, mengakui bahwa bangunan semi permanent yang berdiri di atas saluran air tersebut dikeluhkan warga sekitar tapi tak bisa ditindak atau ditertibkan oleh warga sekitar.
“Keluhan melalui surat selain ke kelurahan dan kecamatan juga disampaikan ke Walikota Jaksel,†ucapnya yang mengaku bangunan itu makin marak berdiri sehingga membuat kesan kumuh dan semrawut wilayah tersebut.
Walikota Jaksel Syahrul Effendi didampingi Asisten Administrasi dan Pembangunan (Adbang) setempat Ny. Tri Wahyuning Diah, mengatakan keluhan warga berkaitan dengan bangunan yang menggunakan bagian atas saluran air serta jalur hijau memang sudah diterima dan sudah meminta instansi terkait mengevaluasi keberadaannya termasuk memberikan teguran ke pemilik bangunan tersebut. O brn