Kamis, 17 Maret 2011

Juni, Parkir Gajah Mada Dihapus

Ist.
Beritabatavia.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan penghapusan parkir on street dilakukan secara bertahap. Tindakan pengendalian itu diawali dengan menghapus parkir on street yang ada di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk pada Juni mendatang.

"Kita awali penghapusan parkir on street di dua wilayah itu dulu, sebab wilayah ini yang paling siap karena ada tempat parkir off street yang laik dan siap digunakan," kata Pristono.

Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan seluruh rambu-rambu lalu lintas yang dibutuhkan kedua kawasan tersebut, agar para pengendara mobil dan motor tidak parkir di jalan lagi. Tidak hanya itu, pihaknya akan mempersiapkan sarana dan prasarana lainnya di lokasi parkir off street, termasuk mekanisme harga tarif parkir off street.

Selain itu, Dishub juga sedang berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mempersiapkan tempat parkir, kebersihan tempat parkir, dan kesiapan tempat selama 24 jam. Pristono menambahkan, jika penghapusan parkir on street di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk berhasil dilakukan dengan efektif dan tepat sasaran, maka kawasan lain akan menyusul.

Sebab, jika parkir on street di ibu kota semakin berkurang, kemacetan pun akan semakin terurai. Namun penghapusan parkir on street ini harus dibarengi dengan pembangunan parkir off street di kawasan yang menjadi target penghapusan.

Direktur Institut Studi Transportasi (INSTRAN), Darmaningtyas, menegaskan untuk menanggulangi kemacetan, penanganan masalah penghapusan parkir on street harus konsisten. Karena, sekitar 30 persen jalan di Jakarta ini bukan dimanfaatkan untuk berlalu lintas, tapi digunakan untuk parkir, berdagang dan sebagainya.

"Penggunaan jalan di Jakarta memang belum optimal dan mengalami disfungsi. Jadi kalau pemerintah menghapus parkir on street, maka akan mengurangi kemacetan yang ada," tandasnya. O brn