Beritabatavia.com -
JAKARTA- Sedikitnya 400 warga yang tinggal di RW 06, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, terendam banjir setinggi 30-70cm hingga ke dalam perumahan penduduk. Hal itu disebabkan saluran air yang ada di lingkungan tersebut tersumbat sampah hingga meluap ke pemukiman, Senin (10/5).
Saluran air yang berasal dari Kali Baru Timur itu tertahan di kawasan Cawang dan mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir. Padahal mestinya aliran air tersebut mengalir menuju Kali Ciliwung. Penyebab utamanya yaitu banyaknya sampah yang berada dalam gorong-gorong hingga mengakibatkan air meluap ke perumahan penduduk.
Meskipun terendam banjir, para warga setempat hingga kini masih memilih untuk menetap di tempat tinggalnya ketimbang harus mengungsi. â€Banjirnya tidak sampai tinggi. Jadi nggak usah perlu ngungsi segala,†tukas Heru (47) warga RT 03/06 Cawang.
Dari data yang tercatat di Kelurahan Cawang, sedikitnya ada lima RT di RW 06 yang masih terendam banjir , di antaranya RT 01, 03, 06, 09, dan 11. Meskipun telah diupayakan oleh unit terkait untuk membersihkan gorong-gorong itu, hingga kini petugas masih belum bisa memastikan kapan banjir yang merendam ratusan rumah itu akan surut.
Pihak kelurahan sendiri telah memasok beberapa kebutuhan untuk warga korban banjir itu, seperti dua karung beras ukuran 50kg, lima kardus mie instan, lima kardus air mineral, dan terpal untuk beteduh sementara. Sedangkan di gorong-gorong yang terletak di samping gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, hingga kini masih terus dibersihkan warga dan unit terkait agar alirannya segera lancar.
Lurah Cawang Budhi Novian menjelaskan, petugas dari Sudin PU Tata Air dan Pemadam Kebakaran hingga kini masih membersihkan sampah yang ada dalam gorong-gorong dengan mobil tekanan udara. â€Saya akui sampah yang ada dalam gorong-gorong memang sangat banyak sehingga air dari Kali Baru Timur yang lewat saluran air di lingkungan warga dan masuk ke dalam gorong-gorong,jadi keluar lagi dan merendam perumahan warga sekitar,†jelasnya. O lia