Rabu, 23 Maret 2011

Ada 200 Bayi Gizi Buruk di Depok

Ist.
Beritabatavia.com - Kepala Bidang Bina Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Kota Depok, Auliudin, mengatakan tercatat ada 200 balita gizi buruk di wilayahnya. Faktor utama balita gizi buruk di Depok adalah karena kemiskinan serta lingkungan yang tidak sehat. Bahkan, sembilan puluh persen balita gizi buruk di Depok menderita penyakit tubercolocis (TBC).

“Sekarang kita prioritaskan kecamatan Tapos, karena kelihatan angka gizi buruknya tinggi. Jadi ada kasus gizi buruk karena penyakit bawaan kelainan genetik, dan ada juga gizi buruk yang karena infeksi. Kita lihat ada 90 persen balita gizi buruk juga terjangkit TB,” ujarnya pada wartawan, Rabu (23/3).

Dijelaskan Auliudin, karena orang dengan gizi buruk daya tahan tubuhnya lemah, akibatnya mudah kena infeksi. "Bisa juga si bayi kena TB karena tertular. Biasanya kalau orang dengan TB kan nggak mau makan, jadi daya tahannya lemah," lanjutnya.

Auliudin mengaku pihaknya terus memberikan asupan makanan tambahan dan susu bagi balita penderita gizi buruk. Balita yang positif dinyatakan gizi buruk akan dirujuk pihaknya ke panti pemulihan gizi yang sudah tersebar di tiga kecamatan. O brn