Selasa, 29 Maret 2011

Dilukis Telanjang, Guru Lukis Dipolisikan

Ist.
Beritabatavia.com - Ingin belajar melukis, malah menjadi korban pencabulan. Nasib malang itu menimpa sekitar 11 gadis perempuan warga Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan. Korban selain diajari melukis oleh Har alias Pak Lukis (46) di sanggarnya Jalan Talas 3, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, juga dielus-elus tangan, buah dadanya hingga anunya. Bahkan ada yang dilukis dengan cara telanjang.

Kejadian itu diketahui setelah salah seorang korban melapor polisi. Kejadian itu, membuat warga sekitar sanggar, emosi, marah yang dilampiaskan dengan cara menghakimi Pak Lukis hingga babak
belur. Dalam keadaan bonyok, Pak Lukis digelandang ke Polsek Pamulang, Senin (28/3) malam.

"Kasus ini kami limpahkan ke Polres Jakarta Selatan, karena menyangkut tindak susila. Saat ini, Pak Lukis masih diperiksa, juga bagi keluarga anaknya yang menjadi korban pencabulan hendaknya segera lapor polisi," pinta Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan di Jakarta, Selasa (29/3).

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan Dw (10), kepada orangtuanya yang mengaku sudah menjadi korban pencabulan yang dilakukan Pak Lukis. Mendengar pengakuan anaknya, orang tua korban marah dan melaporkan ke polisi.

Dalam aksinya, pelaku memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak perempuan yang menjadi muridnya. Agar tidak dicurigai, pelajaran pertama anak-anak itu diberi cara-cara melukis. Lama-kelamaan mereka tertarik dan mau menjadi murid tersangka.

Rupanya itu hanya siasat belaka, terbukti satu persatu, saat murid yang lain tidak belajar, pelaku menyuruh korban yang rata-rata usia 7 – 10 tahun untuk telanjang dengan alasan hendak dilukis.

Setelah mereka telanjang, pelaku pun mencabuli korbannya. “Korban tidak berani melapor karena diancam pelaku,” kata Budi Irawan sambil menambahkan tersangka Pak Lukis dikenakan pasal 290 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. o end