Sabtu, 02 April 2011

Infrastruktur di Indonesia Masih Memprihatinkan

Ist.
Beritabatavia.com - Pengamat sektor logistik dan transportasi menilai kondisi infrastruktur di Indonesia masih memprihatinkan, akibatnya menyebabkan biaya angkut barang menjadi tinggi bahkan menjadi penghamat utama sektor logistik.

Kondisi infrastruktur yang jelek seperti jalan yang buruk, akses transportasi dan koneksitas yang rendah, kondisi dermaga dan fasilitas pelabuhan tidak memadai, waktu tunggu kapal di pelabuhan yang lama, dan masih banyaknya praktik pungutan liar, papar Setijadi, Kepala Logistics & Supply Chain Center (Logic) Universitas Widyatama Bandung, Sabtu (2/4).

Kondisi sektor logistik di Indonesia yang buruk, sambung dia, dapat dilihat dari tingginya biaya angkut atau transportasi. Padahal Kelancaran transportasi angkutan barang, sangat dipengaruhi ketersediaan infrastruktur jalan raya yang memadai.

Dikatakan, kondisi di lapangan menunjukkan daya dukung jalan, seperti panjang dan lebar jalan, terhadap pertambahan volume kendaraan tidak memadai. Pengembangan infrastruktur juga belum dibarengi dengan sistem pemeliharaan yang baik.

“Untuk jalan raya, hal ini merupakan masalah kompleks karena terkait dengan berbagai pihak, baik antar kementerian maupun antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait,” paparnya. o end