Selasa, 12 April 2011
Bripka Polantas Ditabrak, AKP Dibentak
Beritabatavia.com - Bripka Hari Afandi (35) terpaksa dirawat di rumah sakit Polri, akibat luka serius yang dideritaanya setelah ditabrak mobil Suzuki Carry F 1580 FU saat bertugas mengatur lalu lintas di putaran Podomoro Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (12/4).
"Dia mengalami luka serius di bagian kepala. Bagian pelipis kiri korban mendapat 6 jahitan, kepala tengah 3 jahitan, dan patah tulang di bagian dada," kata Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Winarno.
Menurut Winarno, saat itu korban sedang mengatur lalu lintas, tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil Suzuki Carry warna hitam bernopol F 1580 FU yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cempaka Putih menuju Tanjung Priok.
"Korban ditabrak dari belakang dan terpental sejauh 7 meter. Tubuh korban membentur mobil Avanza B 2233 JL. Lalu mobil Avanza itu menabrak Taksi B 2276 QX dan Taksi itu menabrak mobil box," kata Winarno.
Pengemudi Carry, Syamsa (44) diperiksa di Unit Laka Polres Jakarta Utara mengaku bekerja sehari-hari bekerja sebagai sopir jurusan Cililitan - Tanjung Priok. Namun, sejumlah polisi mengatakan, saat sopir mobil maut itu diperiksa sering bertingkah aneh-aneh. Saat ditanya, jawabannya selalu ngawur, bahkan seorang anggota berpangkat AKP dibentak oleh pelaku. "Baru pangkat AKP berani tanya-tanya saya kamu," kata Syamsa seperti ditirukan AKP Winarno.
Sejumlah saksi mata mengatakan, pengemudi mobil Suzuki Carry yang menabrak Polantas itu ugal-ugalan, sehingga tidak bisa mengurangi kecepatannya secara mendadak yang akhirnya menabrak polisi.
Sementara korban Bripka Hari Afandi saat ini telah dirawat di rumah sakit Polri Kramatjati, setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Puri Medika Jalan Sungai Bambu Raya Tanjung Priok. 0 son