Senin, 18 April 2011

M Syarif DPO Malah Ngebom Polres

Ist.
Beritabatavia.com - Sebuah keteledoran, jika Muhammad Syarif adalah pelaku bom bunuh diri di Masjid At-Taqwa komplek  Mapolres Cirebon Kota, Jumat (15/4). Pasalnya, pria yang dikenal bertempramen keras itu sudah dua kali masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Cirebon. Demikian diungkapkan, Ketua Gerakan Anti-Pemurtadan dan Aliran Sesat (Gapas), Andi Mulya, usai pernyataan sikap ormas Islam di Islamic Center Kota Cirebon, Senin (18/4).

Menurut Andi, keterlibatan M Syarif terungkap setelah pihaknya menjenguk terdakwa  lainnya yang berhasil ditangkap polisi." Saat penyerangan Alfamart di kota Cirebon tahun lalu, para terdakwa mengatakan Syarief terlibat,namun dia berhasil kabur,"kata Andi.
Aksi penyerangan dan pengrusakan itu terjadi pada 19 September 2010 lalu, sebanyak tiga minimarket Alfarmat di Kota Cirebon, yaitu di Jalan Kesambi Dalam, Lawanggada, dan Ahmad Yani Bypass dirusak. Penyerangan dilakukan dini hari oleh kelompok berpakaian ninja.

Mereka menggunakan puluhan sepeda motor. Di dalam Alfamart, mereka mengambil minuman beralkohol rendah. Botol-botol tersebut pun dipecahkan di depan toko. Alhasil, para pengunjung ketakutan.

Polisi berhasi meringkus lima tersangka dan majelis hakim menjatuhakn hukuman penjara bagi para tersangka. Kemudian, Syarif juga diduga ikut terlibat dalam aksi pembunuhan anggota Kodim 0602 Sumber, Kabupaten Cirebon Kopral Kepala (Kopka) Sutedjo, pada Sabtu (2/4) lalu. Pasalnya, SIM C atas nama Syarif dengan alamat Istanagarib Utara Kelurahan/Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon, ditemukan di dekat jenazah Kopka Sutedja. 0 ant/son