Rabu, 12 Mei 2010

Mahasiswa Trisakti Peringati Tragedi Mei 1998

Ist.
Beritabatavia.com - JAKARTA-Sekitar 1.000 mahasiswa universitas Trisakti melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/5).Aksi ini dilakukan untuk memperingati peristiwa Trisakti 12-13 Mei dua belas tahun yang lalu, dimana peristiwa itu menjadi awal mula runtuhnya rezim orde baru.
Sementara sekitar dua ratus mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Universitas Trisakti unjuk rasa di depan Gedung MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Aksi teatrikal dilakukan untuk memperingati 12 tahun terjadinya tragedi Mei 1998, dimana saat itu dua mahasiswa Trisakti tewas tertembak oleh oknum bersenjata di halaman depan kampus Trisakti Grogol, Jakarta Barat.
"Kami menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan nasib korban dan keluarga pada tragedi Mei 98," kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STMT, Vivid Endarto.  Aksi ini juga diikuti oleh Lingkar Studi Mahasiswa Indonesia (Lisuma) yang merupakan gabungan dari beberapa Universitas  Negeri dan Swasta terkemuka di Indonesia. Menurut Moti, koordinator lapangan,hingga saat ini pemerintah belum mengusut tuntas Tragedi Mei '98. Pelaku penembakan hanya mendapat hukuman ringan, sedangkan otak di balik penembakan demonstran 12 tahun lalu belum ditemukan. "Kami sangat prihatin dengan pengusutan tragedi yang kita nilai pelanggaran HAM berat ini. Pelakunya masih berkeliaran bebas di negeri ini," kata dia.
Namun beberapa dari mahasiswa mendengar kabar bahwa polisi tidak akan mengeluarkan ijin untuk berdemo pada Kamis (13/5) besok, karena bertepatan dengan Hari Libur Nasional yaitu memperingati Kenaikan Yesus Kristus O brn