Senin, 09 Mei 2011

ASEAN Bentuk Lumbung Pangan Bersama

Ist.
Beritabatavia.com - Pemerintah negara-negara anggota ASEAN segera membahas teknis pendirian lumbung pangan bersama. Para menteri terkait juga akan membahas aturan teknis distribusi dan cara mengakses lumbung pangan bersama tersebut. Pimpinan delegasi Indonesia dalam KTT ASEAN, Djauhari Oratmangun mengatakan dalam KTT yang berakhir kemarin, pembentukan lumbung pangan baru sebatas persetujuan ditingkat kepala negara.

Namun Djauhari memastikan lumbung pangan tersebut akan terbentuk tahun ini juga, demi mengantisipasi lonjakan harga pangan dunia.

“Kalau pelaksanaan teknisnya itu harus dibahas secara detail, khususnya menteri-menteri yang terkait. Jadi yang terpenting leaders itu sepakat bahwa hal ini harus segera ditanggulangi, segera ditangani, dan memerintahkan kepada yang terkait untuk segera menentukan teknis lumbung pangan itu. Jadi mekanisme detail itu harus segera dibahas,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/5).

Sebelumnya hasil survey terbaru dari Komisi PBB untuk masalah ekonomi dan sosial, UNESCAP menyebutkan bahwa jumlah orang miskin di kawasan Asia Pasifik bertambah 42 juta orang akibat kenaikan harga pangan dan minyak.

Salah satu direktur UNESCAP, Nagesh Kumar mengatakan kenaikan harga pangan akan berpengaruh langsung terhadap warga miskin dan berkurangnya target pembangunan. Kenaikan harga pangan ini akan sangat terasa di negara-negara dengan jumlah penduduk miskin yang banyak seperti India, Laos, Bangladesh dan Nepal.

Dalam laporannya, UNESCAP mencatat jumlah penduduk di seluruh dunia yang berpenghasilan kurang dari 1,25 dollar atau 10.600-an rupiah mencapai 950 juta orang.

UNESCAP juga mencatat, spekulasi penjualan komoditas pangan dan meningkatnya penggunaan produk kelapa sawit untuk biofuel telah menyebabkan kenaikan harga komoditi pangan sebesar 35 persen. O asean.org/brn