Sabtu, 14 Mei 2011
Komnas HAM Tuding Densus 88 Tak Profesional
Beritabatavia.com - Komnas HAM akan memanggil Kepala Kepolisian Indonesia, Timur Pradopo menyusul penangkapan teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah yang menewaskan Nuriman, seorang warga pedagang nasi angkringan.
Anggota Komnas HAM, Saharuddin Daming mengatakan, peristiwa itu bisa masuk dalam pelanggaran HAM berat. Kata dia, ini bukti tim sergap terorisme, Densus 88 tak profesional menjalankan tugas.
"Dalam waktu dekat akan panggil Kapolri, meminta pertanggung jawaban. Dan kalau perlu tim kami akan segera melakukan penyelidikan ke lapangan, karena ini mungkin sudah masuk ke pelanggaran HAM berat," ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/5).
Saharuddin Daming juga mengutuk kerja Tim Densus 88, yang kerap menghilangkan nyawa para tersangka teroris saat penggerebekan. Dia juga meminta pemerintah dan DPR mengevaluasi hasil kerja Densus 88.
Sebelumnya, seorang pedagang nasi angkringan, Nuriman tewas dalam penangkapan terorisme di Sukoharjo, Jawa Tengah dini hari tadi. Polisi melalui Kadiv Humas Polri, Anton Bahrul Alam mengklaim, Nuriman tewas tertembus peluru dari dua tersangka teroris. Kedua teroris itu sendiri tewas ditembak Densus, karena melawan saat akan ditangkap. O ant/brn