Sabtu, 21 Mei 2011

Rakyat Dihimbau Tak Dukung Partai Terjerat Korupsi

Ist.
Beritabatavia.com - Budayawan Arswendo Atmowiloto mengimbau masyarakat untuk tidak mendukung partai politik, yang terlibat kasus korupsi atau melindungi orang yang melakukan korupsi tersebut. Sikap ini ditumbuhkan sekarang ini, dan tidak perlu menunggu Pemilu 2014.

"Jadi kapanpun nggak akan kita pilih lagi parpol yang mendukung koruptor, apalagi yang melindungi korupsi. Bahkan partai yang dukung gedung baru DPR juga jangan dipilih. Kesadaran ini perlu ditumbuhkan agar korupsi tidak semakin merajalela di republik ini," tegas Arswendo dalam diskusi polemik di Jakarta, Sabtu (21/5).

Segala macam persoalan, lanjut dia, seharusnya diselesaikan dengan cepat dan tegas. Bila ada keraguan, permasalahan tidak akan selesai. Sikap tidak mendukung parpol yang terjerat korupsi, merupakan bentuk edukasi.

Seperti diketahui sebelumnya banyak partai politik yang terlilit masalah korupsi. Sebut saja dalam kasus cek travel pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia yang melibatkan beberapa partai besar seperti Golkar, PDI Perjuangan, dan PPP.

Sementara yang paling hangat baru-baru ini, kasus suap pembangunan wisma atlet Sea Games di Jaka Baring, Palembang, Sumatera Selatan, yang menyeret nama-nama politisi Partai Demokrat seperti M Nazarudin dan Angelina Sondakh. Partai Demokrat sendiri hingga sekarang belum memutuskan nasib Nazaruddin, walaupun sudah banyak pihak yang meminta ia mundur. o end