Senin, 23 Mei 2011

Tersangka Narkoba Potong Alat Vitalnya

Ist.
Beritabatavia.com - Stres lantaran mau dijebloskan ke penjara dalam tempo lama bahkan ancaman hukumannya sangat berat, Tony Appiah memotong alat kelaminnya dengan gelas minuman. Aksi nekad ini dilakukan saat Warga Negara Ghana, Afrika Barat diperiksa Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Senin (9/5) pekan lalu.

"Kami semua terkejut, tersangka narkoba Tony memotong kemaluannya hingga putus. Alagai alat yang dipakai adalah gelas minuman yang diberikan penyidik saat tersangka kehausan," ungkap Kanit II Dir IV Narkotika Mabes Polri, Kombes Siswandi, di Jakarta, Senin (23/5/2011).

Diakuinya, penyidik tak punya rasa curiga, tersangka meminta minuman. Saat gelas diberikan, tersangka Tony langsung meminum kemudian memecahkan gelas. Lantas melepaskan celananya dan memotong alat kelaminnya hingga putus.

Tony mengerang kesakitan, petugas melarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polri. Dan untungnya alat vitalnya itu, bisa tersambung lagi.

Saat ditemui wartawan di kantor Direktorat Tipid Narkoba, Tony terlihat hanya menunduk saat barang bukti miliknya digelar petugas dihadapan jurnalis yang hadir.

Tak satupun pertanyaan yang dilontarkan kepadanya ia jawab. Ia hanya tertunduk menanggapi. Ketika digiring untuk kembali ke tahanan, tampak pria yang mengenakan balaclava hitam itu berjalan agak tertatih, sembari menenteng botol infus.

Bersama sang kekasih, priyettin Debora Wuisan seorang warga negara Indonesia Tony diamankan petugas di sebuah hotel di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada 9 Mei lalu, karena diketahui menerima 489,3 gram Heroin, seharga Rp.1,6 miliar dari Irak.

Tony dan kekasihnya menerima narkoba itu dari seorang perempuan asal Subang, bernama Yanti, yang membawa heroin tersebut dari Malaysia. Para tersangka saat ini mendekam ditahanan Mabes Polri dan diancam hukuman 20 Tahun Penjara. o end