Minggu, 29 Mei 2011

Foke, Foke Masak UN SD Nggak Beres

Ist.
Beritabatavia.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak menilai pemerintah provinsi DKI harus melakukan evaluasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SD meskipun baru satu laporan terjadinya penyebaran kunci jawaban.

"Gubernur DKI Jakarta sebagai penanggung jawab UN SD harus mengevaluasi pelaksanaan UN keseluruhan, lantaran ada ketidakberesan" kata ketua Komnas Perlindungan Anak, Aries Sirait di Jakarta, Minggu (29/5).

Penyebaran ini terjadi di SD Negeri 06 Petang Pesanggrahan. Gurunya memaksa siswa untuk menyebarkan jawaban kepada teman-temannya lainnya. Namun, permintaan tersebut ditolak.

Perjanjian antara guru SD tersebut, Aisyah, dan beberapa siswanya berisi perintah untuk saling menyebarkan jawaban di kelas. Guru tersebut bahkan mengingatkan mereka untuk tidak membocorkan kesepakatan ini kepada orang lain.

Menurut Aries, hal ini merupakan salah satu gambaran kegagalan UN di DKI Jakarta. Aries berjanji pihaknya akan menanggapi masalah ini dengan serius. "Bisa jadi keberhasilan UN bukan karena mutu pendidikannya, tapi kecurangannya. Fauzi Bowo sebagai penanggungjawab harus mengevaluasi," tandasnya.

Aries juga meminta Foke, panggilan akrab Gubernur Jakarta, untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar ada sanksi bagi guru-guru yang melakukan pelanggaran. Apabila diperlukan, diadakan pula ujian ulang tingkat SD. "Kalau kecurangannya sistemik, maka UN harus diulang," ujarnya. o end