Sabtu, 15 Mei 2010

Umbar Tembakan, Perampok Kuras Warnet

Ist.
Beritabatavia.com - JAKARTA-Delapan kawanan perampok bersenjata api mengumbar tembakan usai menyatroni sebuah warung internet (warnet) di Jalan Buluh Perindu RT 16/6, Pondokbambu, Jakarta Timur, Sabtu (15/5) pagi.  Para pelaku berhasil menggondol delapan unit Central Prosessor Unit  (CPU), setelah menakut-nakuti warga dengan senjata api.  Sebelum berhasil melarikan diri, seorang pelaku sempat ditangkap dan dihakimi warga, meski  seorang pelaku lain datang menolong, dengan melepaskan tembakan ke udara.
Petugas Polsek Metro Durensawit yang datang ke lokasi mengamankan sebuah sepeda motor milik pelaku. Dua selongsong peluru juga ditemukan petugas di lokasi kejadian. Hingga kini, petugas masih menelusuri delapan kawanan perampok tersebut.
Informasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kejadian yang menggemparkan warga tersebut berlangsung sekitar pukul 05.30. Bermula ketika  Arif (25), warga setempat, memergoki para pelaku sedang menggondol CPU dari dalam Warnet Ardhilyen. Arif yang tidak mengenali salah seorang pun di antara para pelaku, curiga dan langsung berteriak minta tolong. “Saat saya melintas, ada sekitar delapan orang sedang mengeluarkan CPU. Saya kenal dengan pemilik warnet,  tetapi saya curiga saat tidak ada satupun dari delapan orang itu yang saya kenal,” tutur Arif.
Arif lalu berteriak minta tolong hingga membuat para pelaku panik. Teriakan pemilik warung yang berada di samping Warnet itu pun mengundang perhatian warga, hingga berdatangan ke lokasi.  Melihat kedatangan warga, pelaku panik dan memilih melarikan diri dengan masing-masing mengendarai sepeda motor. Saat itulah, seorang pelaku yang berada paling belakang lantas ditendang warga hingga terjerambab bersama sepeda motor.
“Warga lalu menangkap dan menghakiminya. Tapi, dia mengeluarkan senjata api dan mengarahkan warga. Dia juga melepaskan tembakan ke udara, hingga kami berhamburan. Saat itu, seorang temannya juga datang menolong dan membonceng pelaku yang dihakimi tadi. Dia meninggalkan sepeda motornya di lokasi,” tutur Arif.
Kapolsek Metro Durensawit Komisaris Polisi Titik Setiowati  yang tiba di lokasi mengatakan,  masih menelusuri keberadaan pelaku. Pihaknya juga telah memintai keterangan sejumlah saksi yang menyaksikan kejadian tersebut. “Sedang kami selidiki. Semoga, dengan barang bukti seperti sepeda motor pelaku yang tertinggal di lokasi, memudahkan kami untuk mengungkap kasus ini,” kata Titik. O nor