Jumat, 17 Juni 2011
Perdamaian di Libya Bisa Terwujud
Beritabatavia.com - Penguasa Libya, Moammar Qaddafi terlihat mulai melunak, sehingga perdamaian di Libya bisa saja terwujud dalam waktu dekat. Utusan Rusia Mikhail Margelov pada Jumat (17/6) mengatakan rezim Moammar Qaddafi bersedia berunding dengan pemberontak untuk mengakhiri konflik di Libya. Margelov mengaku indikasi keinginan berunding itu setelah anak Qaddafi mengatakan satu satunya cara mengakhiri konflik adalah dengan melaksanakan pemilu.
Hal itu diutarakan Mikhail Margelov setelah mengunjungi Libya. Mikahil Margelov di Libya bertemu dengan para pemberontak di benteng pertahanan mereka di Benghazi dan juga bertemu dengan Perdana Menteri Libya Baghdadi Al Mahmudi.
Seperti dikutip oleh kantor berita Russia ITAR TASS , Mikhail Margelov yakin saat ini pembicaraan damai antara rezim Qaddafi dan pemberontak tengah berlangsung. Apalagi Perdana Menteri Libya mengatakan kepada Margelov beberapa pembicaraan sudah diputuskan di Paris kemarin.
Presiden Prancis, Nicholas Sarkozy juga sudah diberitahu soal hasil pertemuan dua pihak yang bertikai ini. Tapi, hasil pertemuan secara rinci belum bisa diketahui karena belum mendapat respon dari Dewan Transisi Nasional NTC , sebuah badan yang dibentuk oleh para pemberontak. O AFP/brn