Selasa, 21 Juni 2011
Renegosiasi Ulang ACFTA Wajib Dilakukan
Beritabatavia.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia, Apindo mencatat kebijakan perdagangan bebas Asean-Cina (ACFTA) telah merugikan Indonesia hingga 35 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 300 triliun.
Ketua Umum Apindo, Sofyan Wanandi mengatakan kerugian terjadi akibat membanjirnya produk Cina di pasaran Indonesia. Sofyan memperkirakan tahun ini jumlah kerugian yang diderita pemerintah bakal lebih besar lagi. Untuk itu ia meminta pemerintah melakukan negosiasi ulang dengan Cina.
“Kita rugi mungkin kira-kira defisit 35 miliar dollar tahun kemarin. Tahun ini mungkin lebih besar lagi, karena kita sendiri. Kita harus renegosiasi tahun ini. Impor produk mereka lebih banyak ketimbang kita ekspor kesana. Saya yakin Cina mau bicarakan hal ini selama kita minta,†ujarnya di Jakarta, Selasa (21/6).
Sofyan Wanandi menambahkan, selain rendahnya nilai ekspor Indonesia, lemahnya infrastruktur juga menjadi salah salah satu faktor kerugian tersebut. Sejak 1 Januari 2010 kawasan perdagangan bebas ASEAN- Cina mulai diterapkan. Indonesia menjadi salah satu Negara yang sudah menerapkan kebijakan tersebut. Lima negara lainnya antara lain Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Thailand dan Singapura. O brn