Rabu, 22 Juni 2011
Aspindo Ancam Boikot Operator XL
Beritabatavia.com - Asosiasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo) memprotes keras kebijakan hard cluster XL dalam pendistribusian pulsa. Aspindo menuntut XL menghapus kebijakan hard cluster, jika tetap memberlakukan anggota Aspindo bakal memboikot penjualan pulsa XL.
"Bahkan, Aspindo menggiring pelanggan mereka sekitar 3 juta pelanggan untuk berpindah ke operator lain. Kebijakan hard cluster ini sangat merugikan kami,†ungkap Dwi Lesmana, Ketua Umum Aspindo di Jakarta, Rabu (22/6).
Dijelaskan Hard cluster XL berlaku sejak April 2011. Melalui aturan itu, area penjualan XL sangat ketat, kartu yang diisi harus berada satu area dengan kartu dompul (dompet pulsa). Satu cluster terdiri 2-4 kecamatan.
Semula pedagang pulsa bebas menjual dan mengisi pulsa ke mana saja, namun dengtan sistem hard cluster, wilayah cakupan penjualan jadi semakin sempit. Stok juga semakin dibatasi. Akibatnya, pedagang multichip atau server pulsa mengalami kerugian luar biasa.
Dampak lainnya, menurunnya pendapatan para pengusaha server, karena kini semakin mengalami kesulitan untuk mendapatkan stok. Sehingga cara seperti ini memangkas usaha anggota Aspindo sebanyak 1000 pengusaha dan yang mengoptimalkan usaha server sekitar 10 ribu pengusaha.
Dwi menilai penjualan pulsa elektronik di Indonesia mendominasi penjualan pulsa. Diperkirakan 60-70% peredaran pulsa menggunakan pulsa elektronik, ketimbang vocer fisik. Sayangnya, bisnis ini belum memiliki payung hukum, sehingga memicu multipersepsi dari pihak industri.
Andry Desuardi, Sekjen Aspindo menambahkan XL itu membuat aturan yang tidak memihak pada karakteristik bisnis pulsa elektronik. Karenanya, XL diminta untuk memperluas area penilaian recharge inner cluster menjadi propinsi, memperbesar toleransi inner cluster menjadi 50 persen.
Aspindo juga menuntut penghapusan pembatasan alokasi server, dan meminta managemen XL menjamin pemberian stok non H2H (home to home) kepada server non dealer, jika tidak sepekat memboikot penjualan kartu dan pulsa XL, sambungnya serius. o end