Senin, 11 Juli 2011

Premanisme dan Kemacetan, Tantangan Tugas Berat di Jakarta

Ist.
Beritabatavia.com - Masalah-masalah sosial seperti premanisme dan lalu lintas di Jakarta, merupakan tantangan tugas berat yang harus dijawab untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya masyarakat ibu kota yang melakukan aktivitas.

"Tantangan ini harus dijawab oleh kepolisian agar keamanan masyarakat, kalau itu terjawab tentu saja akan ada kepercayaan dari masyarakat," pesan Irjen Pol Sutarman saat menyerah terimakan jabatan Kapolda Metro Jaya kepada Irjen Pol Untung S Rajab di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/7) pagi.

Sutarman melanjutkan dua tantangan di wilayah Polda Metro Jaya itu, memang perlu dijawab agar tercipta rasa keamanan dan ketertiban di ibu kota. Mengingat, Jakarta merupakan barometer bagi dunia dalam melihat keamanan di Indonesia.

"Kalau kita bisa menjaga keamanan Jakarta berati kita bisa menggambarkan keamanan seluruh Indonesia," pesan Sutarman yang kini menjabat Bareskrim Polri.

Berdasarkan Surat Telegram Rahasia STR No 1334/VI/2011 tertanggal 30 Juni 2011, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Sutarman dipercayakan menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri menggantikan Komjen Pol Ito Sumardi yang memasuki masa pensiun.

Posisi Kapolda Metro Jaya yang ditinggalkan Irjen Sutarman akan diisi Kapolda Jatim Irjen
Pol Untung S Rajab. Dan Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko ditunjuk menjadi Kapolda Jatim.

Sementara posisi Kapolda Bali dijabat Irjen Pol Totoy Herawan Indra. Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang ditarik menjadi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Polri. Dan posisi Kapolda Jateng diisi Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo yang sebelumnya menjabat analisis kebijakan utama bidang operasional SOP Polri.

Kapolda Sumsel dijabat Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansur, Asisten Operasional (Asops)
Polri dijabat Irjen Pol Badrodin Haiti, dan posisi Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wakil
Irwasum) dijabat Irjen Pol Hasyim Irianto. o end