Senin, 17 Mei 2010

Arumi Sedang Mencari Jati Diri

Ist.
Beritabatavia.com - ANAK pada usia 16 seperti Arumi Bachsin memang masih dalam tahap perkembangan mencari jati diri. Tak heran kalau anak pada usia tersebut biasanya lebih mendengar apa yang dikatakan orang lain daripada keluarga. Psikolog Sani B Hermawan menilai, apa yang dialami Arumi lebih pada pencarian jati diri. Apalagi di usia remaja mereka biasanya mencari aktivitas di luar rumah. “Jadi memang 16 tahun masih dalam tahapan mencari jati diri. Anak-anak itu biasanya mencari di lingkungan luar selain di rumahnya. Membuat kelompok remaja, aktivitas sekolah, termasuk di dunia entertainment,” terangnya, Senin (17/5).

Sani melanjutkan, di usianya perkembangan jiwa Arumi memang sedang meletup-letup. “Biasanya omongan orang lain lebih didengar daripada orang dalam (keluarga),” ujarnya.

Lebih jauh Sani mengatakan, remaja yang sedang mencari jati diri lebih cenderung menilai orang lain di luar keluarga lebih benar. Dia menegaskan pengaruh lingkungan luar sangat mempengaruhi keputusannya dan hal ini sangat riskan. “Terlepas dari masalah Arumi dengan ibunya, bisa jadi ada dua kemungkinan. Pengaruh orang terdekat dari luar atau memang terjadi di internal (keluarga),” jelasnya.

Menurut Sani, dalam keadaan aman saja seorang remaja bisa kabur. Apalagi tanpa rasa aman. “Di dalam tidak mensupport, tanpa rasa aman, bisa saja kabur. Main ke rumah teman. Makanya ada yang menginap di rumah teman dan tidak pulang,” tandasnya. O okz/mean (Foto istimewa)