Minggu, 31 Juli 2011

Saat Sholat Tarawih, 10 PSK Dirazia

Ist.
Beritabatavia.com - Sedikitnya 10 pekerja seks komersil (PSK) dan 14 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terjaring razia malam di sekitar kawasan Galur, Jl Benyamin Sueb, Gang Laler, Jl Letjend Suprapto hingga depan Cempaka Mas, serta sekitar kawasan Angkasa Pura.

"Razia di lima titik ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan memasuki bulan suci Ramadan," kata Maharyadi, Camat Kemayoran, Minggu (31/7).

Razia terpaksa digelar lantaran kawasan lima titik itu rawan penjajah seks, juga banyaknya keluhan masyarakat terkait masalah PSK dan PMKS, katanya.

Juga, lanjut dia, untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan serta kekhusyukan umat muslim dalam menjalan ibadah puasa pada bulan Ramadan

Memang razia ini tak berjalan mulus, mengingat muncul perlawanan sehingga terjadi ketegangan saat penertiban dilakukan.

Pasalnya, ada salah satu oknum warga yang meminta dan memaksa agar salah satu wanita yang terjaring dan diduga sebagai PSK untuk dilepaskan. Namun, hal itu tidak digubris oleh petugas dan tetap membawa mereka yang terjaring untuk kemudian dilakukan pendataan.

Setelah didata, para PSK dan PMKS yang terjaring kemudian dikirim ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat, untuk diberikan pembinaan. o end