Selasa, 02 Agustus 2011
Rumah Nazaruddin Digedalah KPK
Beritabatavia.com - Hampir dua bulan lebih, M Nazaruddin, tersangka kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games, menghilangkan jejaknya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kesulitan mencarinya hingga kini. Akhirnya, rumah pribadi Nazaruddin di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Selasa (2/8), digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Ya mereka (penyidik) bilang sama saya mau mengeledah rumah tersangka Nazaruddin. Saya belum bisa menjelaskan secara rinci hasil penggeladahan itu,†ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi.
Johan melanjutkan penggeledahan itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan untuk mencari bukti mengenai keterlibatan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut dalam kasus suap.
Di sekitar rumah Nazaruddin, sejumlah petugas Brimob tampak berjaga-jaga. Dan sekitra pukul 11.00 WIB, 3 buah mobil milik penyidik KPK yakni Kijang Innova silver B 1145 SKA, Kijang Innova silver B 1602 SOA, dan Toyota Avanza hitam B 1901 UFR terparkir di halaman Nazaruddin.
3 Petugas Brimob bersenjata lengkap berjaga-jaga di sekitar pintu gerbang dan pos satpam rumah milik tersangka kasus dugaan suap Wisma Atlet itu. Beberapa kabel tampak terjulur keluar dari mobil yang terparkir dan tersambung ke dalam rumah. Belum diketahui untuk apa kabel-kabel itu.
Penyidik KPK sudah berada di lokasi sejak pukul 11.00 WIB. Tidak tampak penjaga rumah Nazaruddin terlihat. Penggeledahan dilakukan di dalam dan wartawan tidak diperkenankan masuk melewatu gerbang.
Nazaruddin pergi meninggalkan Indonesia sejak 23 Mei 2011. Saat itu, Nazaruddin mengaku pergi berobat ke Singapura. Dia sempat diketahui menghuni sejumlah negara. Selain Singapura, Nazaruddin pernah terlacak berada di Cina, Vietnam, Malaysia, Tibet, bahkan sampai ke Argentina.
Sinyal telepon milik Nazaruddin juga pernah terlacak berada di Jawa Timur. Namun sejak kaburnya lelaki keturunan Arab ini ditetapkan sebagai buronan internasional oleh Interpol atas permintaan Polri dan KPK. o end