Kamis, 04 Agustus 2011

Warga Tangsel Siap Menyambut e-KTP

Ist.
Beritabatavia.com - Sekitar 785 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari 1.047 126 jiwa warga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai tahun 2012 akan dirubah sesuai dengan pemberlakuan elektronik KTP sesuai instruksi pemerintah pusat melalui Kemendagri. Jumlah itu hasil dari pendataan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

“Jumlah warga Kota Tangsel sendiri ada peningkatan dari 1.045.957 jiwa tahun 2010 untuk tahun 2011 tercatat 1.047.126 jiwa,” kata Kadis Dukcapil Kota Tangsel H Slamet didampingi Kabag Humas setempat Alpahnaja.

Data yang diperoleh dari Disdukcapil dengan BPS memang berbeda kalau data BPS tercatat 1,3 juta jiwa, tuturnya perbedaan itu karena BPS mendata seluruh warga di Kota Tangsel kalau pihak Disdukcapil sesuai sensus warga yang memiliki KTP dan KK di Kota Tangsel saja.

Untuk merelaisasikan program e-KTp di Kota Tangsel September 2011 pihaknya akan menyebarkan NIK kepada warga yang sudah terdata sekitar 785 ribu orang. NIK itu akan dimiliki warga Kota Tangsel mulai usia balita hingga dewasa. Jika sudah mendapatkan NIK baru tentunya NIK lama tak berlaku lagi.

Menurut dia, jumlah nomor digit untuk NIK baru nantinya sebanyak 15 buah antara lain enam digit awal merupakan kode wilayah dan enam digit kedua merupakan kode tanggal lahir pemilik NIK dan tiga digit terakhir merupakan kode sistem. “Ini tentunya akan membuat pemilik NIK tak bisa memiliki NIK di wilayah lain karena data basenya masuk ke pemerintah pusat,” tuturnya.

“Pembuatan e – KTP ini gratis karena sudah dibiayai APBN sebesar Rp 6,7 trilyun seluruh Indonesia. Warga hanya datang ke tempat yang sudah disiapkan untuk membubuhkan sidik jari dan pengambilan foto,” ujar H Slamet.

Setelah e-KTP selesai dibuat KTP manual lama yang selama ini digunakan akan diambil petugas karena tak lagi berfungsi, imbuhnya yang mengaku nantinya akan lebih banyak dilakukan razia terhadap penduduk gelap yang tak memiliki identitas maupun identitas rangkap atau ganda. O brn