Senin, 15 Agustus 2011

Ekonomi Biaya Tinggi Hambat Industri Nasional

Ist.
Beritabatavia.com - Anggota Fraksi PDIP DPR Hendrawan Supratikno melihat adanya dua penyakit kronis bangsa yang telah mengakibatkan proses industrialisasi di Indonesia semakin terpuruk.

Saat berbicara dalam diskusi "Bedah RAPBN 2012 Dari Sisi Industri Nasional" di Jakarta, Senin (15/8), Hendrawan menjelaskan kedua penyakit kronis itu adalah biaya ekonomi tinggi yang menggerogoti daya saing dan produktivitas industri nasional serta penyakit ekonomi bernilai tambah rendah.

Turunan dari penyakit biaya ekonomi tinggi, menurut dia, akhirnya telah mendorong industri korupsi berkembang dengan pesatnya.
"Untuk mengatasi ekonomi biaya tinggi ini, orang-orang seperti Nazaruddin harus dibabat habis. Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu," ujar Hendrawan.

Namun, ia menambahkan, kondisi penegakan hukum di Indonesia masih jauh dari harapan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya dijadikan instrumen manajemen konflik pihak penguasa dan untuk melanggengkan kekuasaan mereka.

Sementara untuk penyakit ekonomi bernilai tambah rendah, menurut Hendrawan, tidak jauh berbeda dengan model perekonomian zaman VOC (penjajahan kolonial Belanda) di masa lalu. O brn