Jumat, 02 September 2011
Istana Negara & Warga Jakarta Krisis Air
Beritabatavia.com - Jebolnya tanggul PT Palyja di Buaran, Kalimalang, berdampak pada suplai air di Istana Kepresidenan. Tidak hanya itu, sebagian besar warga Jakarta juga mengeluhkan aliran air yang tidak normal. Sehingga sebagian warga harus menunda hanya untuk mandi.
Seorang wartawan media cetak nasional Frans mengatakan sejak pagi rumahnya di kawasan Kalimalang tidak mendapat suplai air. Akibatnya, mengganngu aktivitasnya. "Air tidak lancar seperti biasanya," kata Frans, saat dihubungi, Jumat (2/9).
Sementara sejumlah wartawan yang meliput di Istana Negara memaparkan air keran toilet di ruangan wartawan Istana pada 10.30 masih mengucur deras. Namun sekitar pukul 11.00, air yang mengalir mulai mengecil. Bahkan semakin lama semakin mengecil dan tidak mengalir sama sekali.
Salah seorang pegawai Sekretariat Negara yang berada di kompleks Istana Presiden mengatakan, apa yang terjadi di ruangan wartawan juga terjadi pada ruangan yang lain di kompleks itu. Untungnya, Istana masih cukup memiliki cadangan untuk beberapa waktu dalam mengantisipasi krisis air itu. "Memang ada gangguan air sejak jam 10," katanya.
Juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, belum bisa dimintai keterangan soal krisis air di Istana Presiden. Telepon dan pesan pendek yang dikirimkan belum dijawabnya.
Sementara Bona warga Jakarta Timur juga mengeluhkan suplai air yang hanya menetes pada malam hari. Bona mengaku, harus menampung air lebih dulu dengan waktu yang cukup lama, hanya untuk mandi.
Krisis air yang dialami sebagian besar warga Jakarta bermula dari jebolnya tanggul Kalimalang atau Tarum Barat, pada 31 Agustus 2011. Padahal, tanggul tersebut lah yang menyalurkan air baku ke perusahaan pemasok air bersih di Jakarta, Aetra dan Palyja.
Yang paling besar terkena dampak adalah pelanggan air bersih dari Palyja, sedangkan pelanggan Aetra, tidak mengalami dampak yang berarti. PT Perum Jasa Tirta (PJT) II, sebagai pengelola tanggul tersebut, hingga kini masih berupaya melakukan perbaikan. 0 son