Senin, 12 September 2011

Wajar Jika Warga Jakarta Butuh Perubahan

Ist.
Beritabatavia.com - Pengamat politik dan kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago menilai bahwa wajar masyarakat usia produktif yaitu 17-45 tahun menginginkan perubahan kepemimpinan di DKI Jakarta. Andrinof menilai bahwa pembangunan yang dihasilkan pemerintahan Jakarta sekarang tidak menyentuh kalangan usia produktif tersebut.

"Wajar jika mereka tidak puas. Masalah macet, banjir, yang tidak kunjung terselesaikan. Kemudian masalah kebijakan pembangunan yang tidak menyentuh kalangan menengah bawah, " ujarnya di Depok, Jawa Barat, Senin (12/9).

Dia mencontohkan tentang pembangunan jalan. Pemprov DKI mau membangun 6 jalan tol baru, padahal jalan reguler saja belum dibenahi. "Seharusnya jalan reguler diperbaiki dengan kualitas aspal yang tahan lama. Tidak seperti sekarang, jalan harus setiap tahun diperbaiki. Baru dibangun beberapa bulan sudah kembali rusak. Ini sangat membahayakan warga," lanjutnya.

Berdasarkan data kecelakaan dari Polda Metro Jaya, lanjut Andrinof, jumlah kecelakaan kendaraan bermotor juga disebabkan karena infrastruktur jalan yang berlubang. Apalagi dengan kepadatan arus lalu lintas yang seperti Jakarta, semakin besar kemungkinan orang untuk celaka akibat kerusakan jalan.

Adrinof menambahkan, meskipun kendaraan berat (truk) sering melintas di Jakarta, harus diatur jalan mana yang akan dilewati truk tersebut. "Jalan yang sering dilewati truk harus dibuat berkualitas tinggi. sehingga tidak gampang rusak. Tanggung jawab siapa itu, Pemprov DKI harus koordinasi dengan PU, pemerintah pusat dan daerah sekitarnya," papar Andrinof. O brn