Selasa, 13 September 2011
Bunuh Diri, Pelayan Restoran yang Diperkosa Bosnya
Beritabatavia.com - A (16),pelayan Restoran Bambu Kuning, di Tigaraksa, Tangerang, yang menjadi korban pemerkosaan bos restoran, S (60) ternyata sempat melakukan usaha bunuh diri dengan cara menyayat urat nadinya di mes karyawan Jalan Raya Kayu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Senin (12/9) siang.
Untungnya upaya bunuh diri itu dapat digagalkan pengawas rumah makan, yang mendengar jeritan histeris korban. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bojong Pemda untuk perawatan sekaligus visum.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian melakukan olah TKP. Sedangkan S - sang bos warga keturunan, yang menjadi tersangka sampai berita ini diturunkan melarikan diri entah ke mana.
Ditemani ibunda Nurlela (35), korban A, tadi malam masih berada di rumah sakit. "Dia masih menangis terus, belum bisa ditanya," kata Nurela.
Diakuinya, sudah lama bos rumah makan itu tertarik pada anaknya. Beberapa kali korban sempat digoda pelaku terutama pada saat berada di ruang masak. Namun, korban terus menghindar.
Namun, entah mengapa saat itu korban mengikuti ajakan bosnya yang mengajak mampir ke mes karyawan. "Ternyata anak saya diperkosa di sana," katanya.
Setelah puas melampiaskan nafsunya, pelaku kemudian pergi meninggalkan korban. Kecewa kesuciannya direnggut paksa oleh sang majikan, A nekat menyudahi hidupnya dengan menyayat urat nadi di pergelangan tangannya sendiri.
"Untungnya sebelum nyawanya melayang, salah seorang mandor yang juga bekerja di rumah makan itu mendengar jeritan anak saya sehingga tertolong," katanya.
Menurut dugaan, sehabis diperkosa A stres, sehingga menyayat pergelangan tangannya sendiri dengan silet. "Kami sempat mendengar jeritan A. Dia berteriak histeris menahan sakit," ujar Lia, salah seorang karyawati.
Kasus pemerkosaan itu kini ditangani Polsek Tigaraksa dan kini tengah mengejar pelaku.
A yang baru masuk kerja pada awal September 2011, sudah menjadi perhatian khusus bagi bosnya, A. Puncaknya, Senin (12/9) siang saat restoran masih ramai, A pamit pulang ke mes karyawan untuk mengambil barang miliknya yang ketinggalan. Lokasi mes karyawan ini tak jauh dari restoran itu.
Pulangnya pelayan ABG itu, ternyata dibuntuti bosnya. A pun tak punya rasa curiga, ternyata saat masuk mes karyawan, sang bos yang sudah lansia ini ikutan memaksa masuk ke dalam kamar, sembari mengerayangi, memeluk, dan memperkosanya.
Korban pun berontak dan berteriak. "Sang pelayan teriak minta tolong. Karena takut aksinya ketahuan warga. Si bos langsung kembali ke restoran, dan sejak itu langsung menghilang entah kemana," paparnya. o end