Rabu, 14 September 2011

Petani Makin Menderita Akibat Kekeringan

Ist.
Beritabatavia.com - Global Warming yang terus mendera bumi, kian menancapkan taringnya sebagai salah satu
ancaman yang tidak bisa diabaikan lagi, salah satu ancaman yang sangat besar adalah
perubahan suhu iklim dan cuaca. Tak terkecuali Indonesia kena dampak Global Warming, yakni kekeringan yang terus melanda sebagian wilayah Indonesia.

Dampak kekeringan itu, kini dialami para petani yang mengalami gagal panen, malah terancam bangkrut. Sementara janji pemerintah akan memberikan bantuan bagi petani yang gagal panen, hingga kini belum ada realisasinya.

Ade (45), petani asal Cianjur Jawa Barat yang terkena dampak kekeringan mengaku hanya bisa menarik nafas panjang karena mengalami gagal panen. "Ini merupakan cobaan yang paling berat saat kekeringan menguncang, ya semoga saja segera turun hujan," papar Ade, Rabu (14/9).

Sebagai seorang petani yang menggantungkan asap dapurnya dari menanam padi, kini semua hilang bersama keringnya sawah. "Wah kerugiannya cukup besar," ungkap Ade tanpa mau menyebut nilainya.

Disinggung soal bantuan pemerintah berkaitan dengan kondisi kekeringan, Ade hanya tersenyum kecut. "Selama ini hanya katanya saja, namun realisasinya nggak ada," jawabnya diplomatis.

Pemerintah sejauh ini baru sebatas memberikan janji akan membantu petani yang gagal panen, namun entah kapan janji itu dapat terealisasi, sambungnya. o arf