Selasa, 27 September 2011

World Batik Summit 2011di JCC, Meriah

Ist.
Beritabatavia.com - Generasi muda Indonesia diharapkan makin mencintai batik. Pengukuhan Unesco yang menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia diwujudkan dengan diselenggarakannya World Batik Summit di Jakarta Convention Center, (JCC) Jakarta Pusat, pada 28 September- 2 Oktober 2011.  Konferensi ini akan diikuti oleh keseluruhan 617 peserta, termasuk 117 peserta luar negeri.

Selain sebagai bentuk dedikasi terhadap batik, ajang ini merupakan bentuk perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2011.

Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela saja bisa mempromosikan batik. Karena itu dia akan diberikan penghargaan Kriya Pusaka yang disampaikan melalui Duta Besar Afrika Selatan di Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena beliau telah turut memperkenalkan dan berjasa dalam pengembangan dan pelestarian batik Indonesia di forum Internasional pada 2005 lalu.

Andhika Anindyaguna selaku Ketua HIPMI Jakarta pun mendukung hal tersebut.
 
"Kami selalu konsentrasi terhadap pelestarian batik Indonesia. Bahkan, tiap hari para anggota HIPMI mengenakan batik," tuturnya.
 
Dilanjutkannya, HIPMI memang sangat konsentrasi dengan industri batik nasional. Dengan iklim usaha yang kondusif bagi batik nasional, maka sektor ini pun akan bergerak dengan baik.
 
"Sektor ini merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif, sehingga dapat sekaligus menciptakan lapangan kerja dan tidak hanya meningkatkan produksi batik semata," tandasnya.O brn