Selasa, 27 September 2011
Jakarta Siaga Peristiwa Teror
Beritabatavia.com - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah menjalin komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) DKI Jakarta yang terdiri dari Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan unsur keamanan lainnya.
"Segera setelah kejadian kami langsung melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan Forkominda untuk meningkatkan kewaspadaan pasca ledakan bom di Solo. Kami ingin mengambil langkah preventif, hingga Jakarta tetap aman," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/9).
Langkah preventif lainnya yang dilakukan, lanjut gubernur, yakni telah mengeluarkan instruksi kepada lima walikota sebagai pemimpin lima wilayah kotamadya di DKI Jakarta, bersama seluruh camat dan lurah untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah administrasi masing-masing.
"Saya sudah mengeluarkan instruksi kepada gugus terdepan Pemprov DKI yaitu walikota, camat dan lurah agar segera mengumpulkan tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, karena mereka yang tahu kondisi di wilayah masing-masing," ujarnya.
Pertemuan para tokoh masyarakat serta ketua RT dan RW bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya masing-masing, serta harus memperketat keamanan di pemukiman dan harus segera tahu jika ada warga baru yang belum melaporkan diri dalam waktu 1x24 jam.
Selain itu, Fauzi mengimbau masyarakat Jakarta juga meningkatkan kewaspadaan dan tak segan melapor ke aparat berwenang apabila melihat tindak-tanduk mencurigakan.
"Kewaspadaan harus tetap dipelihara kendati dirinya hingga hari ini belum mendapatkan informasi terkait ada rencana teror bom di wilayah administrasi Provinsi DKI Jakarta," tuturnya. O brn