Kamis, 06 Oktober 2011
Bill Gates Sedih Steve Jobs Meninggal
Beritabatavia.com - Bill Gates, mantan CEO Microsoft merasa kehilangan atas meninggalnya pendiri Apple, Steve Jobs. "Dunia jarang melihat seseorang yang membuat efek seperti yang ditimbulkan Steve, yang akan terasa hingga beberapa generasi kedepan. Untuk mereka yang beruntung pernah bekerjasama dengan dia, sangat merupakan suatu kehormatan. Saya merasa kehilangan Steve," ujar Bill Gates.
Jobs meninggalkan istrinya, Laurene, dan empat anak. Keluarganya mengatakan, Jobs meninggal dalam damai, dikelilingi keluarganya, Kami tahu banyak yang bersedih atas hal ini, karena itu kami minta agar privasi kami dijaga selama penguburan," ujar keluarganya.
Jobs meninggal pada usia 56 tahun. Jobs berjuang melawan kanker sejak 2004 dan sempat menjalani transplantasi hati pada 2009. Saat itu dia mengambil cuti dengan alasan kesehatan yang tidak disebutkan secara spesifik.
Januari lalu, dia kembali mengambil cuti. Ini cuti ketiganya setelah masalah kesehatannya dimulai. Enam pekan lalu, Steve secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Apple dan menunjuk Tim Cook sebagai penerusnya.
Jobs adalah salah satu pendiri Silicon Valley, kawasan IT terbesar di dunia di Amerika Serikat. Ia mendirikan Apple bersama teman masa kecilnya, Steve Wozniak, pada 1985 lalu. Apple tercatat sebagai perusahaan terbesar didunia pada awal tahun ini, mengalahkan raja minyak, Exxon Mobil. Apple meraih 65,2 miliar dolar AS keuntungan pada tahun ini, padahal pada September 1997 hanya menghasilkan 1,7 miliar dolar AS.
Jobs meninggalkan kekayaan 8,3 miliar dolar AS, namun ia merasa hartanya tidak membahagiakannya. "Menjadi orang terkaya dalam kubur tidak berarti bagi saya, pergi tidur sambil mengatakan kami telah melakukan suatu yang baik, itulah yang berarti bagi saya," O guardian