Rabu, 12 Oktober 2011

Program Anti Tawuran bakal Diterapkan

Ist.
Beritabatavia.com - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menegaskan program penyelesaian konflik antarwarga atau tawuran bakal dilaksanakan sebelum akhir tahun 2011. Hingga kini  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menyelesaikan program jangka pendek dan jangka panjang.

"Untuk itu,  Pemprov DKI menerima masukkan dari tiga sosiolog. Di antaranya, Paulus Wirutomo, Imam Prasojo dan Musni Umar," ucap Gubernur  di Balaikota DKI Jakarta, Rabu, (12/10).

Menurut hasil kajian mereka, untuk menyelesaikan konflik, metode pendekatan berbasis komunitas dirasa paling cocok digunakan. "Dan ini membutuhkan partisipasi aktif dari warga. Saya mendukung,” kata gubernur.

Selain itu, rencana jangka panjang berupa rekrutmen tenaga kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja dan perbaikan lingkungan.

"Namun untuk menentukan jangka waktu program dan rencana detail, masih butuh satu kali pertemuan untuk menentukan time line dan who's doing what,” jelasnya.

Sosiolog Paulus Wirutomo mengatakan dalam penelitian itu warga yang sering bentrok tak pernah tahu penyebab tawuran. “Kalau mereka semua tidak tahu penyebabnya, itu karena penyebabnya sangat kompleks. Mereka jadi tidak sadar apa yang sebenarnya jadi penyebab tawuran,” kata Paulus.

Menurut dia, keadaan ekonomi, pengangguran tinggi dan tak tersedianya ruang interaktif merupakan sebagian penyebab konflik. “Selain itu masih banyak lagi, seperti kebijakan yang tak sesuai, provokasi, pencarian jati diri,” tuturnya.

Sosiolog Imam Prasodjo, menambahkan hasil penelitiannya yang melibatkan warga yang berkonflik. “Mereka kami ajak berpikir sebagai pihak lain, selama ini kan mereka hanya memikirkan diri sendiri. Pada akhirnya mereka saling berkenalan dan punya usulan sendiri (untuk menghentikan tradisi tawuran),” ungkap Imam.

Imam juga mengadakan dialog dengan mengajak warga Johar Baru ke kawasan Bonang dan warga Pasar Manggir ke Matraman. “Jadi mereka mendengar pengalaman warga lain yang dulu sering tawuran dan sekarang sudah berhenti,” sambungnya. o eee