Senin, 12 Desember 2011
Istri Anggota Polisi Pamulang Diperkosa dan Dirampok
Beritabatavia.com - Aksi perampokan terjadi di rumah milik salah seorang anggota kepolisian sektor Pamulang, yang berada di wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat pada Minggu (11/12) dini hari. Tidak hanya mengambil barang milik korban, pelaku perampokan juga memperkosa istri dari anggota kepolisian tersebut.
EK (38), istri dari perwira menengah Polri yang bertugas di Mapolsek Pamulang, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pelaku perampokan, saat menyatroni rumahnya di kawasan Cilodong, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.
Berdasarkan keterangan, perampokan tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu seorang perampok masuk ke dalam rumah korban dengan cara melompat pagar belakang rumah, dan kemudian membongkar kunci rumah tersebut.
Sesampainya di dalam rumah, pelaku tersebut menemukan korban EK, tengah tertidur sendirian, sementara suami korban tengah bertugas. Pelaku kemudian membekak korban yang tengah tertidur tersebut.
Karena mencoba melawan, pelaku kemudian memukul kepala korban. Setelah itu tangan korban kemudian diikat, serta mulut dan mata korban ditutup dengan lakban. Korban kemudian diseret keluar dari kamar tidurnya ke kamar salah satu kamar yang berada di bagian belakang rumah.
Di kamar itu, pakaian korban kemudian dilucuti. Pelaku juga sempat mengambil foto korban dalam keadaan telanjang dengan mengunakan ponselnya, sebelum akhirnya memperkosa korban.
Kapolres Depok Kombes Mulyadi Kaharni, membenarkan peristiwa pemerkosaan tersebut. Menurutnya saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan telah melakukan visum terhadap korban.
"Memang benar kejadiannya Minggu dini hari. Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian. Selain itu korban juga sudah di visum di salah satu rumah sakit di Depok. Saat ini kami masih mengelar rapat untuk membahas kasus ini," ucap Mulyadi, seperti dilansir inilah.com, Senin (12/12).
Mulyadi menambahkan, dari hasil penyelidikan selain memperkosa korban, pelaku juga mengambil telepon selular milik korban. o ep