Beritabatavia.com -
Diduga polisi lamban menangkap pelaku pemerkosaan di angkot, juga tidak terima Ros (40) menjadi korban pemerkosaan, akhirnya keluarga Ros melakukan tindakan sendiri. Aksi itu dilakukan dengan mensweeping angkot M 26, yang melintas di Jalan Raden Saleh, Depok.
Joi (40), paman korban mengatakan keluarga dan warga sangat geram dengan peristiwa perkosaan di angkot yang menimpa pedagang sayuran.
Saya berkali-kali melakukan sweeping. Kalau saya melihat ada angkot M 26 yang lewat, langsung saya bakar, kata Joi dengan penuh emosi, Jumat (16/12).
Diakuinya, hingga kini belum melihat ada satupun angkot M 26, yang melintas di Jalan itu. Disinyalir para angkot mengalami ketakutan karena mendengar ada sweeping dengan cara dibakar.
Selain itu, Paman korban mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku pemerkosa, yang mengakibatkan Ros hingga saat ini depresi di RS Polri Kramatjati. Tolong kasus ini jangan sampai berlarut-larut, harapnya.
Rabu (14/12) dini hari, Ros menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh empat orang di dalam angkot. Ros, yang hendak belanja sayur ke Pasar Kemiri Muka, diperkosa di dalam angkot M 26. Pemerkosaan tersebut dilakukan saat angkot sedang berjalan. o end