Selasa, 24 Januari 2012 13:04:21

Figur Militer Siap Ramaikan Pilkada DKI

Figur Militer Siap Ramaikan Pilkada DKI

Beritabatavia.com - Berita tentang Figur Militer Siap Ramaikan Pilkada DKI

Sejumlah nama seperti mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Nachrowi Ramli, Direktur Utama Pusat Pengelola ...

Figur Militer Siap Ramaikan Pilkada DKI Ist.
Beritabatavia.com - Sejumlah nama seperti mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Nachrowi Ramli, Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Kemayoran (PPKK) Hendardji Soepandji, mantan Kepala Basarnas Nono Sampono, dan staf ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prayitno Ramelan siap meramaikan pilkada DKI Juli 2012.

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Alfan Alfian mengatakan, kehadiran tokoh berlatar belakang militer tidak begitu menarik dan menjadi fenomena biasa. Terlebih masyarakat Jakarta sudah berpikir rasional dalam menentukan pilihan. Peluang calon dari militer dan sipil itu sama.Yang membedakan itu tergantung dari tingkat popularitasnya dan tingkat komunikasinya dengan masyarakat bawah.

Semakin dekat seorang calon dengan masyarakat yang akan memilih,semakin besar peluangnya dipilih, kata Alfan Alfian. Direktur Riset The Akbar Tandjung Institute ini menambahkan, para calon yang berlatar belakang militer ini belum bisa memenuhi kriteria apa yang diinginkan untuk memimpin Jakarta. Menurut dia, persoalan Jakarta sangat kompleks.

Butuh keberanian dan pengalaman untuk menyelesaikannya. Masyarakat Jakarta ini rasional. Siapa pun yang menjadi calon, kalau tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat belum tentu mendapat peluang besar,katanya. Nono Sampono, salah satu calon, menyatakan tidak khawatir dengan banyaknya calon gubernur yang berlatar belakang purnawirawan TNI.

Menurut dia, jumlah calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta ini berkisar tiga sampai empat pasang. Tidak akan banyak calon yang ada nantinya.Tidak ada masalah yang muncul. Bukankah semakin banyak berarti semakin banyak pilihan rakyat, katanya. Begitu pun Hendardji Soepandji mengaku tidak ada masalah jika harus berhadapan dengan rekan-rekannya.

Menurut dia, sebagai bagian dari dinamika demokrasi siapa pun berhak untuk mencalonkan dan dicalonkan. Itu konsekuensi demokrasi. Toh sekarang sudah menjadi sipil semua, jadi tak perlu dikhawatirkan majunya figur berlatar belakang militer, ungkapnya. O brn
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 13 Februari 2017
Sabtu, 11 Februari 2017
Jumat, 10 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Rabu, 08 Februari 2017
Selasa, 07 Februari 2017
Minggu, 05 Februari 2017
Kamis, 26 Januari 2017
Senin, 23 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
Rabu, 18 Januari 2017