Beritabatavia.com -
Dari 5000 izin menggunakan senjata api (senpi) untuk warga sipil yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, hingga saat ini sekitar baru hanya sekitar 60 persen yang berhasil ditarik dari tangan masyarakat. Sehingga masih ada ribuan pucuk senpi ilegal yang beredar, dan tidak diketahui keberadaannya.
Sementara aksi kejahatan dengan menggunakan senpi terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya secara intensif menggelar operasi kepolisian. Berdasarkan catatan di polda Metro Jaya sejak Januari hingga 2 Juni 2010 telah terjadi peristiwa perampokan dengan menggunakan senpi sebanyak 24 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 kasus berhasil diungkap Jajaran Polda Metro Jaya dengan jumlah tersangka sebanyak 46 orang.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono kepada wartawan Jumat, (4/6). Dalam kesempatan itu, Kapolda mengatakan, dari 46 tersangka, dua tersangka diantaranya terpaksa dilakukan tindakan tegas, karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri. Sedangkan barang bukti yang berhasil disita sebanyak 26 pucuk senjata api berbagai merk, 100 butir peluru, lima selongsong, empat proyektil, tujuh sepeda motor dan dua unit mobil serta dua buah linggis ukuran besar.
Menurut Kapolda Irjen Wahyono, pihaknya saat ini sedang menggelar operasi dengan sandi'berantas Jaya II 2010, dengan sasaran para pelaku tindak kejahatan pencurian dengan kekekrasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat),premanisme, copet, judi, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan kejahatan jalanan lainnya. Operasi yang digelar selama satu pekan sejak tanggal 20 hingga 29 Mei 2010, berhasil mengungkap 422 kasus dengan tersangka sebanyak 808 orang. Dari 808 orang yang ditangkap, 311 orang dilakukan penahanan karena terbukti melakukan tindak kriminal, dan 497 orang dilakukan pembinaan. Dalam operasi kepolisian ini, Polisi berhasil menyita Barang bukti 3 pucuk senjata api, 94 senjata tajam, 43 unit sepeda motor, uang tunai sebesar Rp. 164.083.000,- dan alat kejahatan lainnya sebanyak 1.803 buah. O son