Senin, 13 Februari 2012 14:48:43

Flu Singapura Terjang Balita di Depok

Flu Singapura Terjang Balita di Depok

Beritabatavia.com - Berita tentang Flu Singapura Terjang Balita di Depok

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, mengatakan perkembangan ...

Flu Singapura Terjang Balita di Depok Ist.
Beritabatavia.com - Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, mengatakan perkembangan penyakit HFMD (Hand Foot Mouth Disease) atau Penyakit Tangan Kaki Mulut (PTKM) atau flu Singapura, telah terjadi di kota Depok.

Berdasarkan informasi per 10 Februari 2012, yaitu ditemukan peningkatan kasus suspek HFMD di Kecamatan Bojong Sari yang tersebar di 4 Kelurahan yakni Kelurahan Curug, Serua, Pondokpetir dan Bojongsari Baru yang berjumlah 34 kasus.

 Kasus terjadi pada anak usia 4 bulan-72 bulan dan kasus yang terbanyak pada usia 18 bulan 36 bulan, masing-masing sebanyak 3 orang.

Untuk mencegah penularan ke daerah tetangga, Tjandra merekomendasikan puskesmas agar selalu melakukan pemantauan kasus sampai 2 kali masa inkubasi terpanjang dari kasus yang terakhir muncul atau sekitar 12 hari. Selain itu, masyarakat juga diimbau selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Flu Singapura cukup sering ditemui pada anak dan bayi dengan masa inkubasi 3-7 hari. Penyakit ini ditandai dengan demam, rash dan blister di telapak kaki, tangan dan mukosa mulut, tidak nafsu makan, malaise dan nyeri tenggorokan. Satu-dua hari setelah demam timbul keluhan nyeri di mulut dimulai dari blister sampai kemudian dapat menjadi mucus. Lesi dapat terjadi di lidah, gusi dan bagian dalam mulut lain.

Tjandra menambahkan, penyakit ini tidak berat dan pengobatan hanya suportif serta akan sembuh dalam 7-10 hari. Penyebab HFMD adalah enterovirus secara umum, termasuk coxsackievirus A16, EV 71 dan echovirus. Pada kejadian ini sangat jarang, HFMD akibat EV 71 juga dapat menyebabkan meningitis dan bahkan encephalitis, seperi terjadi outbreak HFMD di Malaysia 1997 dan Taiwan 1998. Infeksi EV 71 dapat bermula dari saluran cerna yang kemudian sistemik dan menimbulkan gangguan neurologik. Sementara itu, HFMD akibat coxsackievirus A16 juga dapat menyebabkan meningitis. O brn
Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Rabu, 02 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Selasa, 01 September 2026
Sabtu, 29 Agustus 2026
Rabu, 26 Agustus 2026
Senin, 24 Agustus 2026
Jumat, 21 Agustus 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Jumat, 14 Agustus 2026
Kamis, 13 Agustus 2026
Senin, 10 Agustus 2026
Jumat, 07 Agustus 2026