Beritabatavia.com -
Kantor Perwakilan Penghubung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta berada di tengah pemukiman padat penduduk di Jl Kembang, Kwitang, Jakarta Pusat.
Sejak kedatangan rombongan Front Pembela Islam (FPI) pada Jumat (17/2) siang, warga sekitar mengaku menolak kedatangan mereka lagi. Pasalnya, warga takut akan terjadi kericuhan di wilayah pemukiman mereka yang selama ini aman dan damai.
Kita kedatangan satu ormas. Ini kan kampung, ya, banyak anak-anak, warga resah. Ya, kita sedia payung sebelum hujan saja, FPI harus datang dengan damai, pulang juga dengan damai, ujar Kailani (40), ketua RW 01, Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2).
Ia berharap, FPI sebagai organisasi masyarakat yang mengatasnamakan Islam mampu memberikan citra yang baik bagi Islam itu sendiri dengan tidak menyertakan kekerasan dalam melakukan aksi-aksinya.
Kalau memang bermasalah dengan Kalimantan Tengah, pergi saja ke sana, coba lawan orang Dayak, jangan bikin onar disini. Kalau harta kita ikut rusak, apa mereka mau ganti?, jelas Juwono, warga lainnya. O brn