Beritabatavia.com -
Sekitar 25.000 sopir angkutan umum yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Sopir Indonesia (Ipsindo) di Jakarta, sepakat mogok massal pada 1 April 2012, jika harga bahan bakar minyak (BBM) tetap dinaikkan.
Aksi mogok massal ini, tidak hanya dilakukan di Jakarta, namun di luar kota Jakarta seperti Bekasi, Depok, Tangerang, Tanggerang juga sepakat untuk mogok massal. Jumlah itu hanya di Jakarta dan sekitarnya. Secara nasional anggota kita jutaan sopir angkutan umum. Mereka juga sepakat mogok massal, tegas Ketua Umum Ipsindo Ridwansyah di Jakarta, Kamis (29/3).
Menurut pria yang akrab dipanggil Ridwan itu, mereka sudah sepakat akan mogok massal jika BBM benar-benar naik. Kenaikan harga BBM sangat memberatkan kami, sopir angkutan umum, ujarnya saat berorasi.
Dalam sehari sopir angkutan umum bisa menghabiskan 40 liter BBM dan hanya berpendapatan rata-rata Rp 50.000 perhari. Jika harga BBM dinaikkan Rp 1.500, maka sopir angkutan umum harus mencari tambahan dana sebesar Rp 60.000. Untuk memenuhi target setoran saja kami sering kali tak mampu, katanya.
Bukan hanya sopir yang bakal terbebani dengan kenaikan harga BBM. Masyarakat penumpang angkutan umum juga harus merogoh kocek lebih dalam.
Pasalnya, Organisasi Angkutan Darat (Organda) akan menaikkan tarif jasa angkutan umum sebesar 35 persen mulai 1 April nanti. Kenaikan tarif diberlakukan jika pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 5 persen sampai 15 persen. o end