Beritabatavia.com -
Nasib apes menimpa Perwira Unit (Panit) Ditreskrimsus Polda Jabar Kompol Paul Beno. Tangan kirinya terancam buntung menyusul dipatuk ular cobra yang akan masuk ruangan penyidik Jumat sore. Beberapa anggota polisi langsung mengeroyok kobra kemudian membunuhnya.
Korban kini dirawat intensif di RS Bormeus Basndung dan kondisi tangan kirinya mulai membusuk. Benar Panit Paul dipatuk ular cobra, kata Kasubdit IV Tipiter, AKBP Iwan Imam S, SIK, MH, di Bandung, seperti dilansir poskota.co.id, Senin (14/5).
Sore itu, lanjut dia, beberapa anggota polisi memergoki ular cobra yang mau masuk ruang penyidik. Anggota, satu diantaranya korban, bergegas mendekati ular kemudian mencoba menahannya supaya tak masuk ruangan.
Menggunakan tangan kiri, korban memainkan ular untuk ditangkapnya. Di luar dugaan, seekor ular tadi langsung melompat kemudian mematuk tangan kiri korban. Patukan ular ke tangan korban sempat membuat heboh, tegasnya.
Dengan kondisi sedikit berdarah, korban pun bergegas dilarikan ke RS Ujungberung Bandung. Entah apa alasanya, korban dirujuk ke RS Bormeus untuk ditangani secara medis.
Kondisinya agak membaik dan tim medis kini tengah membersihkan bisa yang ada di tubuh
korban, ungkapnya.
Korban kompol Beno meski hanya mendapat satu kali patukan langsung lemas. Diduga kuat bisa cobra yang hidup di halaman belakang Mapolda Jabar langsung ditumpahkan ke tubuh korban.
Setelah mematuk cobra itu pun ramai ramai dikeroyok anggota polisi hingga tewas. o ep