Beritabatavia.com -
Pengamat Kepolisian dari Universitas Indonesia (UI), Bambang Widodo Umar menyesalkan keputusan polisi yang mengakomodir desakan ormas-ormas yang tidak setuju diselengarakannya konser Lady Gaga di Jakarta.
Ia menambahkan perlu adanya dialog antar pihak untuk mendapatkan solusi. Polisi tidak bisa serta merta melarang, karena itu berarti tunduk pada kemauan satu pihak saja.
Harusnya mendapat persetujuan bersama, dialog dengan ormas dan pengundang Lady Gaga. Kalau alasan keamanan yang dipakai polisi tentu bisa dibantah. Padahal pertunjukan dangdut di pinggiran Jabodetabek ada juga yang lebih aktraktif daripada Lady Gaga. Dan kerap rusuh diantara penonton. Tapi kenapa dibiarkan saja?, ujarnya di Jakarta, Rabu (16/5).
Menurut Bambang, kewajiban polisi adalah mengamankan konser tersebut dan mencegah ormas radikal penyulut kerusuhan. O brn