Senin, 18 Juni 2012 17:51:28

Polisi Polsek Tegalampel Bondowoso Hajar Remaja

Polisi Polsek Tegalampel Bondowoso Hajar Remaja

Beritabatavia.com - Berita tentang Polisi Polsek Tegalampel Bondowoso Hajar Remaja

Seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Tegalampel, Bondowoso, berinisial AYZ, terpaksa dilaporkan ke Polres Bondowoso. Pasalnya, dia dituding ...

Polisi Polsek Tegalampel Bondowoso Hajar Remaja Ist.
Beritabatavia.com - Seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Tegalampel, Bondowoso, berinisial AYZ, terpaksa dilaporkan ke Polres Bondowoso. Pasalnya, dia dituding telah menganiaya seorang anak di bawah umur.

Akibat kejadian itu, korban yang bernama Yuzie Edo Bastian Wiranta (12), mengalami sejumlah luka lebam di bagian wajahnya. Tak hanya itu, bibir dan hidung korban juga terluka akibat pukulan. Bahkan, siswa yang masih duduk di bangku kelas VI SDN Dabasah 1 ini masih mengalami shock.

Tak terima atas kejadian itu, orang tua korban akhirnya terpaksa melaporkan pemukulan itu ke Polres Bondowoso. Hal itu dibuktikan dengan adanya bukti laporan dengan nomor LP.204/VI/2012/JATIM/RES Bwso. Korban kemudian langsung dimintakan visum et repertum (VET).

Menurut Indah Wahyuni, ibu korban, ikhwal kejadian itu bermula saat Edo tengah berboncengan sepeda motor dengan salah seorang temannya, Erfan (17). Entah bagaimana mulanya, saat melintas di depan pos Lantas yang berlokasi utara alun-alun itu, kedua remaja ini lalu dikejar polisi.

Karena takut, anak-anak itu akhirnya lari dan kemudian berhasil dihentikan di daerah Tegalampel, terang Indah Wahyuni, seperti dilansir detik.com, Senin (18/6).

Informasi lain yang berhasil didapat, begitu tertangkap, AYZ yang kemudian diketahui sebagai anggota polisi yang bertugas di Polsek Tegalampel itu langsung melayangkan bogem ke muka Erfan. Karena menghindar, pukulan keras AYZ justru mengenai Edo. Tak ayal, bocah berusia 12 tahun itu lantas terjengkang.

Wakaplores Bondowoso Kompol Kusno Wibowo ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui sambungan telepon membenarkan kejadian itu. Dia mengaku, saat ini masih dilakukan upaya agar persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dulu.

Sebab, kata Kusmo, antara pelaku dan korban sebenarnya sama-sama salah.Tapi kalau memang tidak ada titik temu, tentu akan tetap diproses lebih lanjut, pungkasnya. o eee



Berita Lainnya
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026
Minggu, 22 Maret 2026