Beritabatavia.com -
Kantor Polsek Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran Lampung dibakar ratusan mass yang kecewa terhadap sikap aparat. Mereka menilai aparat keamanan tidak netral dalam menangani perkelahian antar dusun beberapa bulan lampau.
Akibat keberingasan massa, seluruh isi Polsek berikut tujuh kendaraan roda dua hangus terbakar pada Senin (6/8) malam. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian Polres Lampung Selatan yang didukung jajaran Polda Lampung telah berhasil menahan seorang yang dianggap sebagai provokator, serta beberapa orang lainnya untuk dimintai keterangan.
Saat itu, ratusan massa yang mengendarain sepeda motor langsung berhenti di halaman Polsek dan melempari kantor itu dengan batu. Melihat massa yang semakin bringas, tiga orang anggota yang tengah piket tak mampu menenangkan massa, sehingga mereka lebih memilih menyelamatkan nyawanya.
Massa yang terus meringsek Polsek dengan leluasa mengacak-acak isi kantor polisi sembari ada yang membuka sel tahanan, sehingga dua orang penghuninya kabur meninggalkan sel.
Belum puas mengeluarkan tahanan dan memporak porandakan seluruh berkas yang ada, tiba-tiba ada salah seorang dari massa yang menyiramkan bensin mengelilinggi Polsek, kemudian menyulutnya dengan api.
Kapolsek Padang Cermin, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Marigan Sirait seperti dilansir SP Selasa (7/8), mengaku belum tahu kerugian yang diakibatkan peristiwa itu. Saya belum tahu berapa kerugian. Yang jelas seluruh bangunan, alat komputer, lemari-lemari habis dan tujuh unit sepeda motor milik anggota hangus terbakar, ujarnya.
Menurutnya, saat peristiwa itu berlangsung ada sejumlah anggota di Polsek yang berjaga. Akan tetapi, anggota tersebut lari menyelamatkan diri karena ratusan orang yang datang dengan sepeda motor tidak dapat dikendalikan.
Dijaga Marinir Hingga saat ini, sebanyak dua pleton polisi atau 60 personel dan satu kompi (90 personel) marinir berjaga di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Padang Cermin.
Saat ini masih berjaga dari satu pleton Dalmas (Polresta Lamsel), satu pleton polisi gabungan dari polsek-polsek terdekat dan dibantu satu kompi marinir, tukas AKP Marigan Sirait.
Sementara itu, Kepolisan Daerah Lampung menahan Wardana, orang yang diduga memprovokasi pembakaran kantor Polsek Padang Cermin. Menurut Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung AKBP Bahagia Dachi, Wardana ditahan karena diduga menjadi provokator pembakaran kantor Polsek Padang Cermin.
Sampai saat ini sudah 10 saksi kami periksa. Satu orang kami tahan, dia diduga provokator. Hingga kini kami masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang diduga melakukan penyiraman bensin ke kantor polsek, tambahnya. o mcpd