Kamis, 23 Agustus 2012 15:35:41

Menyedihkan, Kebakaran Beruntun di Kantong Suara Jokowi-Basuki

Menyedihkan, Kebakaran Beruntun di Kantong Suara Jokowi-Basuki

Beritabatavia.com - Berita tentang Menyedihkan, Kebakaran Beruntun di Kantong Suara Jokowi-Basuki

Anggota Tim Pemenangan pasangan Jokowi-Basuki, Deny Iskandar mengatakan kebakaran beruntun selama periode Pemilu Kada  putaran kedua DKI Jakarta ...

Menyedihkan, Kebakaran Beruntun di Kantong Suara Jokowi-Basuki Ist.
Beritabatavia.com - Anggota Tim Pemenangan pasangan Jokowi-Basuki, Deny Iskandar mengatakan kebakaran beruntun selama periode Pemilu Kada  putaran kedua DKI Jakarta rupanya mengganggu konsentrasi kantong suara pasangan tersebut. Karena itu, tim pemenangan akan pertanyakan secara serius kepada KPU DKI Jakarta terutama solusi agar korban tetap punya hak suara.

Serangkaian musibah kebakaran di wilayah pemukiman padat Jakarta selama ini sungguh mengganggu konsentrasi kantong suara secara drastis di tengah kesedihan para korban, ujar Deny, Kamis (23/8) sambil menambahkan Jokowi-Ahok akan berupaya maksimal membantu warga yang menjadi korban.

Di beberapa wilayah yang mengalami musibah kebakaran, pada pilgub putaran pertama, suara Jokowi-Basuki mendominasi.
Berikut data perolehan suara Jokowi-Basuki dibandingkan Foke-Nara di daerah musibah, Cideng, Jakarta Barat, Foke: 26,07 % - Jokowi: 55,26 %, Kapuk Muara, Jakarta Utara, Foke: 25,02 % - Jokowi: 62,49 %, Glodok, Jakarta Barat, Foke: 16,63 % - Jokowi: 77,30 %,

Juga, Pekojan (Tambora), Jakarta Barat, Foke: 26,73 % - Jokowi: 61,35 %, Pinangsia, Jakarta Barat Foke: 33,02 % - Jokowi: 56,45 %, Karet Tengsin, Jakarta Pusat Foke: 36,01 % - Jokowi: 39,36 %, dan Pondok Bambu, Jakarta Timur Foke: 35,66 % - Jokowi: 39,14 %.

Deny mengatakan, tim pemenangan meminta KPU DKI untuk segera menemukan langkah kongkret untuk memastikan para korban kebakaran tetap punya hak pilih.

Sebagaimana dalam rapat pleno bersama KPUD, pihak kami telah mempertanyakan langkah konkret kepada pihak penyelenggara pemilu untuk mendeteksi para pengungsi akibat musibah tersebut, tegasnya.

Menurutnya, ada beberapa item penting yang perlu diperhatikan KPU DKI, di antaranya tentang surat undangan dan surat suara yang Daftar Pemilih Tetap-nya telah ditetapkan terdahulu, tentang perubahan banyaknya TPS yang semustinya berlokasi di pemukiman yang mengalami musibah dan tentang sosialisasi KPUD mengenai Pemilu Putaran Kedua di lokasi musibah.

Bila dapat terdeteksi dengan baik, kami yakin profesionalisme Komisioner akan memiliki kemampuan cukup untuk semaksimal dalam upaya mereka untuk menekan sejauh mungkin potensi tidak tergunakannya hak pilih oleh warga yang menjadi korban karena mengungsi jauh dari lokasi bahkan keluar batas wilayah Jakarta, tuturnya.

Deny menjelaskan, KPU DKI harus memastikan para korban kebakaran masih tetap memiliki hak suara tersebut, tidak satupun ada suara yang hilang akibat musibah tersebut. RT ataupun RW, bahkan Kelurahan memiliki catatan cukup untuk menyerahkan undangan dan surat suara kepada para korban dan memiliki catatan cukup untuk melayani para korban yang kemudian ingin menggunakan hak suaranya di TPS lain ditempat pengungsian.

Selain itu, Deny mengatakan, terlepas dari profesionalisme para Komisioner KPUD, tim pemenangan berharap besar bahwa Pemerintahan Daerah di bawah komando Gubernur DKI 2007-2012 memiliki langkah-langkah luar biasa yang dapat memastikan dan mensosialisasikan upaya konkrit agar para korban tetap dapat mengikuti dan menyalurkan aspirasi suaranya dalam pilgub putaran kedua.

Bila tidak terlihat ada upaya konkrit, maka menjadi wajar bahwa persepsi publik tentang musibah kebakaran ini adalah sesuatu yang bukan kecelakaan.

Selaku tim kampanye, kami berharap segera mendapat undangan rapat untuk membicarakan upaya-upaya tersebut demi tegaknya demokrasi di Indonesia pada umumnya dan Jakarta pada khususnya,baik bersama KPUD, maupun Pemerintah Daerah. Sehingga kami dapat bereaksi secara proporsional untuk meringankan beban para korban sekaligus memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu Putaran Kedua tidak terganggu, tegasnya seperti dilansir MI.com

Deny menambahkan, sejauh ini, tim kampanye tidak mau berpraduga atas musibah kebakaran yang banyak menimpa kantong-kantong suara Jakarta Baru sebagai aksi teror.

Tim kampanye beranggapan bahwa efektifitas Gubernur 2007-2012 bekerja sama dengan para Pamong dan unit pemerintahan terkecil di Tingkat RT ataupun RW kurang baik dalam rangka antisipasi musibah kebakaran baik yang diakibatkan oleh korsleting listrik, maupun regulator gas yang menjadi dominan penyebab musibah tersebut.

Meskipun intensitas musibah tersebut sangat tinggi bila dilihat dari kurun waktu yang dibutuhkan dalam persiapan Putaran Kedua Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi pada waktu-waktu yang mendatang, tegasnya. o ep

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 13 Februari 2017
Sabtu, 11 Februari 2017
Jumat, 10 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Kamis, 09 Februari 2017
Rabu, 08 Februari 2017
Selasa, 07 Februari 2017
Minggu, 05 Februari 2017
Kamis, 26 Januari 2017
Senin, 23 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
Rabu, 18 Januari 2017