Beritabatavia.com -
Modus para pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) mulai bergeser yang awalnya para pelaku menggunakan kekerasan dan pencurian saat kendaraan di parkir atau dengan modus sebagai penyewa. Kini anggota jaringan sindikat Curanmor mulai melakukan pencurian dengan cara berpura-pura melamar sebagai sopir pribadi atau perusahaan. Kemudian mobil yang mereka awaki dibawa kabur .
Seperti yan dialami Diffic Beover (38) warga J Mengkudu V/25 Rt05/07 Lagoa, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (7/7) lalu. Namun, korban melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya baru Senin (12/7) siang. Menurut korban, pelaku bernama Jayadi awalnya menjalani tes untuk menjadi sopir pribadi General Manager (GM) sebuah perusahaan swasta. Setelah menjalani tes , korban dan pelaku meluncur menuju kawasan Menteng untuk mengemabil kendaraan yang akan digunakan menjemput GM ke Bandara Soekarno Hatta. Kemudian pelaku Jayadi yang mengendarai Toyota Inova B 766 EH meluncur menuju Bandara Soekarno Hatta, keduanya berjalan beriringan dan mobil Diffic berada dibelakang pelaku. Namun saat, memasuki pintu gerbang ruas TOL
Kamal, korban kehilangan jejak pelaku. Hingga sekarang pelaku tidak mengembalikan mobil milik perusahaan tersebut, kemudian korban melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Senin (12/7). Akibat tindakan pelaku korban mengalami kerugian berupa satu unit mobil Toyota Kijang Inova B-766-EH, tahun 2008, warna silver metalik dengan nomor rangka : MHFXW426282108302, dan nomor mesin : 1TR6504397, atas nama Endah Komala Sari. Sementara Satuan Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan, guna mengungkap identitas pelaku. O son