Beritabatavia.com -
Video pesawat Star Destroyer di Kemang pada Rabu 14 Juli lalu, menurut Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) merupakan rekayasa atau efek dari kamera yang dibuat.
Pesawat yang cukup besar itu tidak mungkin hanya satu orang saja yang melihat. Kemungkinan besar itu rekayasa, ujar Profesor Riset Astronomi Astrofisika, LAPAN, Thomas Jamaludin, Jumat (16/7).
Yang termasuk benda luar angkasa tanpa rekayasa, katanya adanya saksi mata yang banyak, video yang bukan hasil rekayasa dan sebagainya. Selama ini, sambungnya, tidak ada mahluk luar angkasa yang terbang berkeliling.
Belum ada bukti ilmiah soal hal itu. Bukti ilmiah diperlukan karena bisa jadi itu fenomena atmosfer yang dipoles sedikit menyerupai gambar Star Destroyer, lanjutnya.
Sebelumnya, sempat heboh di Youtube sebuah video yang didowbload, memperlihatkan armada pesawat tak dikenal melayang di atas langit Kemang, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.30 pada tanggal 14 Juli 2010.
Kapal tersebut disebut Star Destroyers (kapal penghancur bintang), Kapal yang begitu besar terdiri dari tiga buah pesawat, pengambilan proses pengambilan gambar tampak dari atas sebuah gedung. O brn