Beritabatavia.com -
Mabes Polri dan Polda Metro Jaya diminta memahami dan menjaga aksi buruh DKI Jakarta dan 10 provinsi lainnya di Indonesia, yang akan dijadwalkan akan berlangsung besok hingga Jumat (1/11).
'Kami sudah melapor ke Polda Metro dan Mabes Polri, namun mereka mengatakan ijin belum keluar,' ujar Mochtar Guntur, perwakilan buruh yang tergabung dalam Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh di Jakarta, Rabu (30/10).
Menurut Mochtar, tak masalah ada ijin atau tidak dari kepolisian, yang penting mereka sudah melapor. 'Jadi aksi tetap jalan terus,' tegas dia.
Kepolisian diharap mengerti, jika memang jalanan jadi macet karena aksi unjuk rasa ini. 'Seperti kejadian di Bekasi kemarin, ribuan buruh dengan ratusan bus berunjuk rasa, tentu saja macet. Jika memang ada buruh yang turun ke jalan tol, dan mengakibatkan macet, tolong dipahami,' jelas dia.
Jika memang aksi ini menjadi massal, dipastikan polisi akan sibuk. Karena secara nasional, dari 40 kawasan industri nasional, akan ada jutaan buruh yang mogok.
'Di pelabuhan Tj. Priok, aksi dipusatkan di Pos IX dan Marunda Center. Kami dapat kabar, sampai sekarang, Palembang, Sukabumi, Bekasi dan Tangerang siap ikut aksi di daerah masing-masing,' jelas Samuel, perwakilan buruh DKI Jakarta. O brn