Jumat, 08 November 2013 11:02:39

Kapolda Sulsel Dizalimi Anak Buahnya

Kapolda Sulsel Dizalimi Anak Buahnya

Beritabatavia.com - Berita tentang Kapolda Sulsel Dizalimi Anak Buahnya

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan dan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Burhanuddin Andi, merasa dizalimi anak buahnya terkait hasil ...

  Kapolda Sulsel Dizalimi Anak Buahnya Ist.
Beritabatavia.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan dan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Burhanuddin Andi, merasa dizalimi anak buahnya terkait hasil uji Laboratorium Forensik Polda Sulsel dan Sulbar.

Hasil uji yang dilakukan anak buah Burhanuddin itu menyatakan bahwa yang ditemukan dalam penggerebekan di rumah anggota polsek setempat, Ajun Inspektur Polisi Anwar, dan melibatkan Zelvy Razak, istri Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Halmahera Utara AKBP Eko Djunaedi itu, bukanlah sabu-sabu, melainkan tawas.

Saya merasa dizalimi (anggota). Saya akan buktikan apa betul tidak itu palsu. Masa kita (polisi) sendiri yang menangkap dan kita sendiri menyatakan palsu. Ini kan lucu..., kata Burhanuddin di Makassar, Jumat (8/11/2013).

Zelvy yang juga ketua Kemala Bhayangkari (persatuan istri anggota polisi) Polres Halmahera Utara kedapatan tengah berpesta narkoba di rumah anggota polsek setempat, Ajun Inspektur Polisi Anwar, di wilayah hukum Polres Gowa, Selasa 5 November 2013 lalu.

Dalam penggerebekan itu, didapati 12 paket barang bukti sabu-sabu, dan Zelvy istri Kapolres Eko pun langsung dites urine. Hasil uji urine terhadap perempuan istri petinggi polisi itulah yang dijanjikan Burhanuddin bakal dipublikasikan kepada pers.

Namun belum sempat dipublikasikan, hasil uji Laboratorium Forensik Polda Sulsel dan Sulbar menyatakan paket-paket narkoba barang bukti itu dinyatakan sebagai tawas alias bahan kimia penjernih air. Wujud fisik tawas memang serupa kristal bening hingga putih susu.

Selain sabu-sabu hingga belasan paket, polisi penggerebek juga mendapati bong (alat isap sabu-sabu), sisa serbuk sabu-sabu yang dicoba dibuang ke halaman rumah Anwar, serta satu tas tangan milik Zelvy .

Setelah itu, penyidik di Polres Gowa juga menyatakan Zelvy cuma sebagai pemakai narkoba, bukan pengedar. Penyidik lalu membawa istri Kapolres Eko Djunaedi itu ke Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Baddoka, di Makassar. o an

Berita Lainnya
Sabtu, 04 April 2026
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026