Selasa, 26 November 2013 09:27:39

Calon Kapolda Jabar Ditentang

Calon Kapolda Jabar Ditentang

Beritabatavia.com - Berita tentang Calon Kapolda Jabar Ditentang

Promosi Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen M Iriawan untuk dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Barat ditentang banyak ...

 Calon Kapolda Jabar Ditentang Ist.
Beritabatavia.com -
Promosi Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen M Iriawan untuk dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Barat ditentang banyak kalangan.

Selain pernah diproses di Mahkamah Militer (Mahmil) dan memiliki persoalan di Propam Polri, jenderal bintang satu ini terlibat dalam dugaan rekayasa penahanan terhadap Kombes Pol Wiliardi.

Saya mendengar langsung pengakuan dari Wiliardi, bahwa dirinya dibujuk oleh M Iriawan untuk mengakui keterkaitan dirinya dalam kasus pembunuhan Nasruddin. Sasarannya untuk menjerat Antasari Azhar, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wiliardi merasa dibohongi, ujar pemerhati kepolisian, Agus Yohanes seperti dilansir laman SP di Medan, Selasa (26/11).

Agus mengatakan, kasus yang menyeret Wiliardi itu, diduga hanya rekayasa. Pengakuan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Wiliardi itu karena sebelumnya dijanjikan akan diberikan promosi jabatan.

Ternyata, bujuk rayu yang disampaikan Iriawan yang dikenal dengan nama Iwan Bule ini membuahkan hasil. Wiliardi merupakan tumbal kejahatan pimpinan.

Banyak yang terlibat di balik dugaan kasus rekayasa penahanan mantan Ketua KPK dan Wiliardi tersebut. Itu merupakan aksi balas dendam dari seorang penguasa, yang bekerja sama dengan pimpinan Polri untuk menjerat Antasari. Makanya, mantan pimpinan Polri yang sudah pensiun itu bisa nyaman, dan tidak terusik karena mengantongi rahasia hitam penguasa, katanya.

Menurutnya, promosi terhadap Iwan Bule ini mempunyai hubungan kuat terhadap kasus tersebut. Promosi itu ditengarai hadiah sekaligus mengamankan kepentingan kekuasaan dalam rangka pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2014 mendatang.

Promosi itu pun bisa membahayakan situasi keamanan di Tanah Air. Sebab, orang - orang dalam lingkaran penguasa yang menduduki jabatan strategis di Polri.

Promosi terhadap Iwan Bule merupakan sejarah terburuk dalam tubuh Polri. Promosi ini seakan menunjukkan tidak ada calon lain yang pantas menduduki jabatan Kapolda Jabar. Padahal, banyak lagi jenderal yang baik dan pantas untuk dipromosikan ke Jabar. Anehnya, justru nama orang bersangkutan yang menjabat di daerah strategis itu. Ini membahayakan, ungkapnya.

Sesuai catatan Agus, Iwan Bule , semasa Polri masih berada di bawah naungan Polri, pernah terseret kasus penembakan seorang warga bernama Boy saat bertugas di Bali.

Ketika itu, Iwan berpangkat Letda Pol. Boy dibuang kartena diduga sudah tewas.

Di luar perkiraan ternyata Boy diselamatkan beberapa orang anggota TNI (dulunya ABRI). Kasus dugaan pembunuhan berencana ini membuat Mahkamah Militer memecat Kapolres di sana dan termasuk Iwan.

Namun karena pada saat itu mertua Iwan merupakan Bupati, dan mempunyai pengaruh kuat di ABRI, Iwan akhirnya bisa terselamatkan. Sebab orang bersangkutan tidak dipecat. Setelah berpangkat Kombes Pol, Iwan justru menceraikan istri yang pernah menyelamatkan kariernya. Dia kawin lagi dengan wanita lain. Heranyya, kenapa pimpinan Polri dan penguasa tutup $ata atas berbagai kasus itu, sebutnya. o sp


Berita Lainnya
Sabtu, 04 April 2026
Jumat, 03 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Kamis, 02 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Selasa, 31 Maret 2026
Sabtu, 28 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026